Dua Perusahaan Resmi Catat Saham di BEI

- Pewarta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Dua perusahaan baru yakni PT Jaya Bersama Indo Tbk dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursaa BEI Laksono Widito Widodo di Jakarta, Rabu (10/10/2018) mengatakan setelah resmi menjadi perusahaan publik, diharapkan kedua emiten itu dapat meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).

“Bursa siap membantu perusahaan dalam menjalankan perannya di pasar modal,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, tercatatnya dua saham perusahaan itu maka total saham di BEI menjadi sebanyak 607 perusahaan tercatat.

Ia mengharapkan kedua perusahaan itu juga dapat meningkatkan kinerjanya sehingga sahamnya menjadi salah satu incaran investor di pasar modal.

Direktur Utama Garudafood, Hardianto Atmadja mengatakan, aksi korporasi ini merupakan bagian dari rencana perusahaan memperkuat modal kerja guna menjalankan ekspansi bisnis jangka panjang.

“Kami menjadi emiten ke-44 yang IPO pada tahun 2018 di Bursa Efek Indonesia,” katanya.

Terpantau dalam perdagangan perdana, saham Garudafood dengan kode perdagangan GOOD mengalami kenaikan 49,81 persen menjadi Rp1.925 dibandingkan harga IPO sebesar Rp1.285 per saham.

Sementara itu, Direktur Jaya Bersama Indo Tbk, Dewi Tio mengatakan perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk mengembangkan bisnis hingga ke luar negeri.

“Alokasi dana IPO sebesar 80 persennya untuk ekspansi bisnis, membuka gerai baru dan merenovasi gerai yang ada. Sedangkan sisanya sebesar 20 persen untuk modal kerja,” katanya.

Harga saham Jaya Bersama Indo Tbk dengan kode perdagangan DUCK terpantau juga mengalami kenaikan sebesar 49,5 persen menjadi Rp755 dibandingkan harga IPO sebesar Rp505 per saham. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru