Wall Street Ditutup Melonjak, Sambut Musim Laporan Keuangan

- Pewarta

Selasa, 18 Oktober 2022 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street melonjak pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), menyambut musim laporan keuangan. Bank of America menjadi perusahaan keuangan terbaru yang membukukan hasil kuartalan solid.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 550,99 poin atau 1,86% menjadi 30.185,82 poin. Indeks S&P 500 naik 94,88 poin atau 2,65% menjadi berakhir di 3.677,95 poin. Nasdaq Composite melesat 354,41 poin atau 3,43% menjadi 10.675,80 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor konsumer non-primer dan real estat masing-masing melambung 4,23% dan 3,89%, memimpin keuntungan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham Bank of America melonjak 6,06% setelah perusahaan melaporkan perolehan laba kuartal ketiga yang mengalahkan perkiraan pasar karena pendapatan bunga bersih pemberi pinjaman itu didukung oleh kenaikan suku bunga pada kuartal tersebut.

Bank of New York Mellon Corporation juga memberikan laba yang lebih baik dari perkiraan, juga diuntungkan dari suku bunga yang lebih tinggi dengan sahamnya melonjak 5,08%.

Secara keseluruhan, suku bunga yang lebih tinggi mendorong pendapatan bunga bagi pemberi pinjaman pada kuartal ketiga, memberi investor harapan musim laporan pendapatan saat ini akan dapat menghalangi ekspektasi yang lebih rendah.

Perkiraan pertumbuhan laba untuk kuartal ketiga adalah 3%, menurut data Refinitiv, turun dari 4,5% pada awal bulan dan 11,1 persen pada 1 Juli.

Perusahaan-perusahaan teknologi terkenal termasuk Netflix dan Tesla siap untuk melaporkan hasil kinerja keuangannya akhir pekan ini.

Ekuitas AS berada di bawah tekanan yang cukup besar tahun ini di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa pengetatan kebijakan agresif Federal Reserve untuk menjinakkan inflasi akan mengarahkan ekonomi ke dalam resesi.

Untuk pekan yang berakhir Jumat (14/10/2022), indeks Dow naik 1,2%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 1,6% dan 3,1%.

“Mengingat tantangan ekonomi yang semakin intensif dan berlanjutnya kenaikan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed, tampaknya laba perusahaan akan berkontraksi di kuartal mendatang,” kata analis UBS dalam sebuah catatan pada Senin waktu AS.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru