IMF-WB – Menkeu : Solidaritas untuk Kepedulian Masyarakat Terdampak Bencana

- Pewarta

Senin, 8 Oktober 2018 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Nusa Dua – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kegiatan solidaritas yang diselenggarakan Panitia Nasional Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia 2018 merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terkena dampak bencana.

“Meskipun kita menjadi tuan rumah dari Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018, kami terus memberikan perhatian yang sangat penuh bagi seluruh daerah terdampak, baik di Lombok maupun di Palu,” kata Sri Mulyani dalam keterangannya seusai memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak di Lombok, Senin (8/10/2018).

Sri Mulyani mengatakan Pertemuan Tahunan IMF-WB ini tidak hanya membahas perkembangan ekonomi global, namun juga memberikan perhatian yang besar terhadap situasi dalam negeri yang baru dilanda oleh bencana alam gempa bumi dan tsunami.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, pemberian bantuan diberikan melalui sinergi Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Kemenko Kemaritiman dan Dana Moneter Internasional (IMF) agar proses pemulihan terus berlanjut dan kegiatan ekonomi cepat pulih.

Dalam kesempatan ini, Sri Mulyani mengatakan pemerintah sudah mencairkan dana sebesar Rp2,1 triliun untuk Nusa Tenggara Barat untuk kedaruratan dan bantuan perumahan, yang dimanfaatkan untuk penanganan rumah rusak berat Rp50 juta, rumah rusak sedang Rp25 juta dan rumah rusak ringan Rp10 juta.

Sementara itu, Bank Indonesia juga memberikan bantuan sebesar Rp500 juta untuk rehabilitasi bangunan dan sarana-prasarana kepada lima masjid dan dua sekolah di wilayah Lombok Barat, Lombok Utara dan Mataram. Sebelumnya, pegawai Kementerian Keuangan sudah melakukan aksi solidaritas untuk korban gempa Lombok sebesar Rp1 miliar rupiah pada awal September 2018.

Kemenko Kemaritiman ikut memberikan bantuan Rp500 juta untuk penanggulangan bencana dan baju seragam untuk dua sekolah dasar di Lombok.

Para staf maupun manajemen IMF juga memberikan donasi senilai Rp2 miliar untuk penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan akan meminta uluran tangan seluruh peserta Pertemuan Tahunan, setelah mengetahui langsung keadaan di Lombok dan Palu.

“Dengan telah melihat secara langsung keadaan di Lombok dan Palu, kami akan meminta kepada seluruh peserta pertemuan untuk bisa mengulurkan tangan dan berbagi kedermawanan,” ujarnya. (sat)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru