Wall Street Rebound, Nasdaq Melonjak 2,1%

- Pewarta

Kamis, 8 September 2022 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street rebound setelah koreksi berhari-hari dengan Nasdaq melonjak 2,1% pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Pasar mengabaikan komentar dari Wakil Gubernur Fed Lael Brainard, yang memperingatkan bahwa bank sentral AS akan tetap berada di jalur perjuangan agresifnya melawan inflasi tinggi selama diperlukan untuk menurunkan harga.

Dow Jones Industrial Average naik 1,4% dan ditutup pada level 31.581,28. S&P 500 berbasis luas naik 1,8% menjadi 3.979,87, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi naik 2,1% menjadi berakhir pada level 11.791,90.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analis menilai, pasar telah mengalami jenuh jual. “Kita mengalami oversold dalam jangka pendek, dan beberapa hal pecah ke arah yang benar,” kata analis Art Hogan dari B. Riley Wealth Management pada Kamis (8/9), mencatat penurunan harga minyak mentah.

Dia mengatakan suku bunga perlu naik lebih lanjut, sekali lagi merobohkan harapan penurunan suku bunga tahun depan karena ekonomi melambat.

The Fed juga merilis survei laporan beige book menjelang pertemuan kebijakan berikutnya pada 20-21 September 2022. Laporan ini menunjukkan prospek ekonomi AS lesu, karena harga tinggi memaksa orang Amerika untuk lebih fokus pada pengeluaran bahan pokok. Sementara itu, permintaan akan melemah lebih lanjut.

Di antara perusahaan perseorangan, saham Twitter naik 6,6% setelah hakim Delaware menolak permintaan Elon Musk untuk menunda persidangan pembatalan kesepakatan Musk mengakuisisi platform media sosial itu.

Saham Apple ditutup naik 0,9% setelah meluncurkan iPhone baru serta jam tangan digital premium, dalam acara peluncuran menjelang musim belanja liburan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB