MEDIA EMITEN – Mayoritas indeks saham di kawasan Asia Pasifik dibuka anjlok pada Senin 29 Agustus 2022, menyusul pidato Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole pada hari Jumat.
Pasar khawatir The Fed makin agresif dalam membuat kebijakan untuk memerangi inflasi. Powell memperingatkan bank sentral untuk terus menaikkan suku bunga dengan cara yang akan berdampak ‘menyakitkan’ pada ekonomi Amerika Serikat (AS).
Nikkei 225 di Jepang tergelincir 2,9% dan indeks Topix turun 2,1%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kospi Korea Selatan turun 2,2% dan indeks Kosdaq turun 2,5%.
Di Australia, S&P/ASX 200 turun 2%.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,9%.
Pada hari Jumat di AS, Dow Jones Industrial Average anjlok 1.008 poin, atau 3,03% menjadi 32.283,40. S&P 500 turun 3,37% menjadi 4.057,66 dan Nasdaq Composite turun 3,94% menjadi 12.141,71.
Dalam pidato kebijakan tahunannya yang sangat dinanti di Jackson Hole, Wyoming, Powell menegaskan The Fed akan ‘menggunakan berbagai perangkatnya dengan paksa’ untuk menyerang inflasi yang masih mendekati level tertinggi dalam kurun waktu lebih dari 40 tahun.
Dia mengatakan keputusan The Fed pada bulan September “akan tergantung pada totalitas data yang masuk dan prospek yang berkembang.”
Yen Jepang terus melemah tajam terhadap greenback menyusul komentar hawkish Ketua Fed Jerome Powell pada hari Jumat. Yen terakhir berpindah tangan pada 138,37 per dolar.







