Sektor Teknologi Pimpin Penguatan IHSG

- Pewarta

Kamis, 4 Agustus 2022 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Investor mencermati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Investor mencermati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis 4 Agustus 2022 berhasil menguat 10,71 poin atau 0,15% ke level 7.057,35. Saham-saham sektor teknologi memimpin penguatan indeks.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dimana sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 3,08%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang baku masing-masing 1,35% dan 0,77%.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dimana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 2,57%, diikuti sektor perindustrian dan sektor keuangan masing-masing minus 0,47% dan 0,09%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing (net foreign buy) di seluruh pasar sebesar Rp 1,12 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp 1,04 miliar.

Meskipun demikian, pasar mencermati gelombang pengetatan kebijakan moneter global dinilai masih membayangi prospek ekonomi global tahun ini.

Bank sentral Inggris atau Bank of England (BOE) bersiap bergabung dengan 70 institusi lain di seluruh dunia dalam menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps. Kenaikan kali ini akan menjadi yang terbesar dalam 27 tahun.

Sementara itu, para pejabat bank sentral AS The Federal Reserve kembali memberi sinyal bahwa mereka akan melakukan apa yang harus dilakukan untuk mendinginkan inflasi meskipun harus membangkitkan risiko terjadinya resesi ekonomi.

Di pasar komoditas, harga emas naik tipis seiring dengan penurunan imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS. Investor dengan cemas menanti rilis data pasar tenaga kerja AS, yaitu Non-Farm Payrolls (NFP) besok malam yang dapat memberi petunjuk mengenai sikap The Federal Reserve berkaitan dengan kenaikan suku bunga.

Frekuensi perdagangan saham di BEI tercatat sebanyak 1.328.996 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,68 miliar lembar saham senilai Rp13,65 triliun. Sebanyak 270 saham naik, 245 saham menurun, dan 169 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 190,3 poin atau 0,69% ke 27.932,2, indeks Hang Seng naik 406,95 poin atau 2,06% ke 20.174,04, dan indeks Straits Times meningkat 14,94 poin atau 0,46% ke 3.269,01.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru