Laba Bersih Astra (ASII) Melesat 106%

- Pewarta

Kamis, 28 Juli 2022 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Astra International Tbk (ASII)/Dok

Foto ilustrasi: PT Astra International Tbk (ASII)/Dok

MEDIA EMITEN – PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan laba bersih Rp18,174 triliun pada semester 1 2022, melesat 106% dibandingkan periode sama tahun 2021 sebesar Rp 8,831 triliun. Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar ke level Rp449, sedangkan akhir Juni 2021 berada di level Rp218.

Presiden Direktur ASII, Djony Bunarto Tjondro menjelaskan, laba bersih tersebut  termasuk keuntungan nilai wajar atas investasi pada GoTo, mencapai Rp18,2 triliun, 106% lebih tinggi dari semester pertama tahun 2021.

“Jika tidak memperhitungkan keuntungan yang belum direalisasikan tersebut (GOTO), laba bersih hanya meningkat sebesar 64% menjadi Rp14,5 triliun, mencerminkan kinerja yang kuat dari hampir semua divisi bisnis, terutama divisi alat berat dan pertambangan, otomotif dan jasa keuangan,” jelas Djony dalam siaran pers, Kamis 28 Juli 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rincinya, laba bersih divisi otomotif Grup meningkat 29% menjadi Rp 4,3 triliun, mencerminkan volume penjualan kendaraan bermotor yang lebih tinggi.

Sementara itu, laba bersih divisi jasa keuangan Grup meningkat 36% menjadi Rp 2,9 triliun selama semester pertama 2022, disebabkan oleh peningkatan kontribusi dari bisnis pembiayaan konsumen.

Laba bersih divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi Grup meningkat 131% menjadi Rp 6,2 triliun, terutama disebabkan peningkatan kontribusi dari penjualan alat berat, kontraktor penambangan dan pertambangan batu bara, yang seluruhnya diuntungkan oleh harga batu bara yang lebih tinggi.

Lalu, laba bersih divisi agribisnis Grup meningkat 25% menjadi Rp 645 miliar, terutama disebabkan harga minyak kelapa sawit yang lebih tinggi.

Sedangkan, divisi infrastruktur dan logistik mencatat peningkatan laba bersih dari Rp 91 miliar pada periode yang sama pada tahun 2021, menjadi sebesar Rp 353 miliar, terutama disebabkan peningkatan kinerja dari bisnis jalan tol.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru