Jumat Pagi, Mayoritas Saham Asia Dibuka Naik, Tetap Waspada

- Pewarta

Jumat, 13 Mei 2022 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Saham di kawasan asia pasifik mayoritas dibuka menguat/DOk

Foto ilustrasi: Saham di kawasan asia pasifik mayoritas dibuka menguat/DOk

MEDIA EMITEN – Mayoritas saham di Asia Pasifik pada perdagangan Jumat 13 Mei 2022, melanjutkan minggu rollercoaster karena investor tetap waspada atas inflasi dan prospek ekonomi global.

Nikkei 225 di Jepang diperdagangkan 1,05% lebih tinggi, dengan saham konglomerat Jepang SoftBank Group melonjak lebih dari 2% meskipun Kamis melaporkan rekor kerugian pada unit investasi Vision Fund. Indeks Topix naik 0,67%.

Kospi Korea Selatan naik 1,04% sementara S&P/ASX 200 di Australia naik 0,46%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,16% lebih tinggi.

Kekhawatiran atas inflasi dan prospek ekonomi telah membebani sentimen investor global dalam beberapa hari terakhir, dengan aset berisiko seperti saham teknologi dan cryptocurrency terpukul.

Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan Kamis bahwa mengendalikan inflasi tidak akan mudah dan memperingatkan dia tidak bisa menjanjikan apa yang disebut soft landing bagi perekonomian.

Semalam di Wall Street, S&P 500 turun 0,13% menjadi 3.930,08 — lebih dari 18% lebih rendah dari level tertinggi sepanjang masa. Dow Jones Industrial Average turun 103,81 poin, atau 0,33%, menjadi 31.730,30. Nasdaq Composite yang berteknologi tinggi naik sedikit ke 11.370,96.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 104,741 setelah naik baru-baru ini di bawah 104,3.

Yen Jepang diperdagangkan pada 128,58 per dolar, lebih kuat dibandingkan dengan level di atas 130 yang terlihat terhadap greenback awal pekan ini. Dolar Australia berada di $0,6869 karena terus berjuang untuk memantul setelah tergelincir dari atas $0,70 di awal minggu.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru