Investasi Pilihan Saat Pasar Finansial Ambyar

- Pewarta

Sabtu, 23 April 2022 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta Hasan Zein Mahmud/Dok

Mantan Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta Hasan Zein Mahmud/Dok

MEDIA EMITEN – Pasar saham Wall Street seakan kejatuhan bom pada penutupan perdagangan akhir pekan (Sabtu pagi WIB). Tiga indeks utama saham di bursa AS tersebut ambyar, jatuh lebih dari 2,5%.

DJIA turun 2,82%. S&P 500 terkikis 2,77%, dan saham teknologi, Nasdaq anjlok 2,55%. CBOE Volatility Index – VIX – indikator perkiraan volatilitas 30 hari ke depan, terbang naik 19,5%, Jumat lalu.

Menurut mantan Dirut PT Bursa Efek Jakarta, Hasan Zein Mahmud, ada tiga bom membuat kerontokan harga saham. Inflasi yang menggila, kemungkinan kenaikan tingkat bunga yang tajam (Sidang FOMC Mei sudah diindikasikan naik 50 basis point, pada sidang Juni mungkin lebih besar) dan dan kinerja emiten yang mengecewakan periode 1Q22.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, sektor finansial adalah sektor yang nyaris completely borderless. Contagion menyebar lebih cepat dari virus corona. Inflasi global yang tinggi, akan mengalir ke sini. Sebelum keputusan tingkat bunga naik, yield obligasi – termasuk SUN – sudah berreaksi. Menguatnya USD langsung berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi global.

“Tak mudah membalikkan situasi. Masyarakat investor harus berantisipasi untuk berhadapan dengan situasi itu dalam waktu relatif lama: hot inflation, climbing interest rate, mounting bond yield, high volatility and tight liqiudity,” kata Hasan Zein yang juga menjadi mentor komunitas Investa.

Mnurut dia, ada sejumlah strategi investasi yang bisa dipertimbangkan menghadapi situasi ini. Berikut beberapa stratebi yang bisa dipertimbangkan:

[1] Boleh dipertimbangkan untuk kembali ke investasi konvensional, aset non finansial: tanah, real estat, benda seni. Tentu hanya bagi mereka yang faham dan punya uang cukup.

[2] Investasi finansial, coba formula 40/20/40. Empatpuluh persen kas, 20% surat utang dan 40% saham.

[3] Pilihan sektor saham masih cukup banyak tersedia. Sektor telekomunikasi, sektor defensif dan utilitas. sektor energi, sektor logam dasar dan CPO.

Rusia merupakan eksportir terbesar gas alam. Eksportir urutan ke 3 minyak bumi, di belakang AS dan AS (Amerika serikat dan Arab Saudi). Eksportir urutan ke 3 batubara, di belakang Indonesia dan Australia.

Perkiraan Harga Minyak

Menurut perkiraan Hasan Zein, minyak bumi akan bertahan di atas USD 100 per barrel dalam waktu lama dan batubara tidak akan turun di bawah USD 200 per mt hingg tahun depan. Pada saat China lock-down saja, harga minyak bumi bertahan di atas USD 100. (China importir mintak bumi terbesar dunia).

Ia juga memperhatikan spread harga CPO dan minyak makan (edible oil) yang lain kini semakin lebar. “Boleh jadi karena Rusia dan Ukraina juga merupakan produsen utama minyak matahari. Karena itu Harga CPO, menurut perkiraan saya, akan tetap tinggi untuk jangka yang cukup lama,” katanya.

Apalagi kalau larangan ekspor CPO Indonesia berlangsung cukup lama. Harga CPO bisa tumbuh sayap. “Tapi buat apa harga selangit kalau kita tidak boleh menjual? 70% CPO kita mau dibikin jadi apa,” tanyanya.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB