Rupiah Sore Melemah Menanti Kebijakan Dagang AS

- Pewarta

Senin, 17 September 2018 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin sore (17/9/2018), bergerak melemah sebesar 70 poin menjadi Rp14.871 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.801 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (17/9/2018), mengatakan dolar AS bertahan dalam area penguatan terhadap sejumlah mata uang utama dunia, termasuk rupiah pada awal pekan ini.

BACA JUGA : Kurs Rupiah Kembali Melemah Rp14.843

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Investor hati-hati menunggu berita tentang kebijakan dagang AS yang menerapkan tarif Amerika Serikat kepada Tiongkok,” katanya.

Ia mengemukakan pasar sedang menanti kepastian waktu dan besaran mengenai kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada impor Tiongkok.

Ia menambahkan proyeksi kenaikan suku bunga Amerika Serikat menambah sentimen positif bagi mata uang dolar AS. Rencananya, The Fed akan menyelenggarakan rapat Komite Pasar Terbuka The Fed (FOMC) pada 25-26 September mendatang.

Ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail mengatakan neraca perdagangan Indonesia yang defisit turut menjadi katalis negatif bagi rupiah pada awal pekan ini.

“Data neraca perdagangan Indonesia pada Agustus mengalami defisit meski lebih rendah dibanding bulan sebelumnya,” katanya.

Badan Pusat Statistik mencatat defisit neraca perdagangan Indonesia pada Agustus mengalami defisit sebesar 1,02 miliar dolar AS, lebih rendah jika dibandingkan Juli sebesar 2,01 miliar dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin (17/9), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.859 dibandingkan Jumat (14/9), di posisi Rp14.835 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru