Dolar AS Melemah di Tengah Laporan “Beige Book” Fed

- Pewarta

Kamis, 13 September 2018 - 03:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis 13/9/2018 pagi WIB), karena investor mencerna laporan “Beige Book” dari Federal Reserve AS yang baru dirilis.

Menurut Beige Book yang dirilis pada sore hari, laporan dari seluruh Distrik Federal Reserve, menyatakan bahwa ekonomi Amerika Serikat berkembang pada kecepatan moderat hingga akhir Agustus.

Bisnis-bisnis pada umumnya tetap optimis tentang prospek jangka pendek, meskipun sebagian besar Distrik mencatat kekhawatiran dan ketidakpastian tentang ketegangan perdagangan, kata Beige Book.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah Distrik mencatat bahwa kekhawatiran tersebut telah mendorong beberapa bisnis untuk mengurangi atau menunda investasi modal mereka.

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Produsen untuk permintaan akhir turun 0,1 persen pada Agustus, disesuaikan secara musiman, berlawanan dengan konsensus pasar untuk kenaikan 0,2 persen, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Rabu (12/9/2018).

Pada basis yang tidak disesuaikan, indeks permintaan akhir naik 2,8 persen untuk 12 bulan yang berakhir pada Agustus, kata departemen tersebut.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,47 persen menjadi 94,8035 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1631 dolar AS dari 1,1585 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3055 dolar AS dari 1,3006 dolar AS. Dolar Australia naik menjadi 0,7177 dolar AS dari 0,7100 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,23 yen Jepang, lebih rendah dari 111,58 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9700 franc Swiss dari 0,9735 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,2987 dolar Kanada dari 1,3129 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru