Bank Mayapada International (MAYA) akan Rights Issue 25 Persen Saham

- Pewarta

Kamis, 11 Juni 2020 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) milik Dato Sri Tahir, akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue sebanyak 2,27 miliar lembar saham baru Seri B atau sebesar 25 persen dari modal disetor setelah terlaksananya penawaran umum terbatas (PUT) XIII dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Untuk mengeksekusi aksi korporasi itu, MAYA akan meminta restu dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 16 Juli 2020. Perseroan mengharapkan rencana penambahan modal dengan HMETD itu dapat memperkuat struktur permodalan perseroan.

“Sehingga dapat menambah kemampuan perseroan untuk meningkatkan kegiatan usaha, kinerja perseroan, dan daya saing dalam industri yang sama,” tulis manajemen Bank Mayapada International dalam keterbukaan informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia yang dikutip, Rabu (10/6/2020).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

MAYA mengharapkan dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham perseroan. Selain itu, perseroan mengingatkan rights issue juga memberikan pengaruh kepada pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD berupa dilusi atas persentase kepemilikan.

“Seluruh dana yang diperoleh dari PUT XIII, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan seluruhnya oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dalam meningkatkan aktiva produktif dalam bentuk kredit,” jelas manajemen Bank Mayapada International. (mit)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB