Laba Alkindo Naratama Tergerus 25 Persen Jadi Rp 8 Miliar di Kuartal I-2020

- Pewarta

Rabu, 10 Juni 2020 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan bergerak dalam bidang manufaktur konversi kertas PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengalami penurunan laba bersih sebesar 25,06 persen pada kuartal I-2020 menjadi Rp8,16 miliar dari laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya yang Rp10,86 miliar.

Pada data laporan keungan ALDO yang disampaikan ke BEI Selasa (9/6/2020) menyebutkan, perseroan meraih penjualan bersih Rp311,38 miliar hingga periode 31 Maret 2020 naik 3,47 persen dari penjualan bersih Rp300,92 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Beban pokok penjualan perseroan per 31 Maret 2020 naik 9,84 persen menjadi Rp24841 miliar dari Rp226,16 miliar pada sebelumnya, laba usaha diraih sebesar Rp18,87 miliar turun 60,52 persen dari laba usaha Rp47,82 miliar dan laba sebelum pajak turun 65,28 persen menjadi Rp14,54 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp41,88 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumalah laba per saham dasar ALTO per 31 Maret 2020 harus mengalami penurunan menjadi Rp7,42 per saham, dimana pada periode yang saham tahun 2019 laba per saham masih berada di angka Rp14,56.

Total aset perseroan hingga akhir kuartal I 2020 mencapai Rp938,79 miliar naik tipis 1,47 persen dari total aset Rp925,11 miliar hingga periode 31 Desember 2019. dengan komposisi liabilitas yang naik tipis menjadi Rp394,24 miliar dari Rp391,70 miliar, pada sisi ekuitas perseroan juga naik menjadi Rp544,54 miliar dari Rp533,40 miliar.

Posisi kas dan setara kas ALDO pada akhir periode dicatatkan sebesar Rp17,32 miliar atau terjadi pengikisan cukup dalam sebesar 38,03 persen dari Rp27,03 miliar pada tahun sebelumnya. (mit)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru