Kemenko Marves Dorong Sinkronisasi Data Penerima BLT Sektor Perikanan agar Tepat Sasaran

- Pewarta

Rabu, 3 Juni 2020 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menghimbau agar setiap data terkait masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), terutama untuk masyarakat nelayan dan pelaku usaha perikanan skala kecil yang terdampak pandemi covid-19, agar dapat disinkronkan atau dikombinasikan antara data yang dimiliki oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan Kementerian Sosial.

“Menteri KKP sudah mengusulkan ada sekitar 1,1 juta nelayan dan pelaku usaha perikanan yang didalamnya ada pembudidaya, penjual, pemasar dan lainnya, ini yang diharapkan mendapat BLT. Tetapi setelah kita lakukan verifikasi data bersama rekan-rekan Kemensos, hanya sekitar 20% yang terdata. Sekarang sudah berproses dan sudah berjalan, sementara sedang kita sinkronisasi karena ada data baru yang masuk, dan ada tambahan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk BLT khusus nelayan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menangani masyarakat yang paling terdampak, perlu kita kombinasikan antara data dari Kemensos dan KKP agar tidak ada penerima bantuan yang terlewatkan,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves, Safri Burhanudin saat menggelar konferensi pers virtual bersama awak media, dilaksanakan pada Minggu (31/5/2020).

Nantinya, lanjut Deputi Safri, penerima BLT sektor perikanan dan kelautan akan menerima bantuan dana yang sama jumlahnya dengan masyarakat penerima BLT lainnya, yaitu sebesar Rp 600.000, dan dibayarkan setiap bulan sampai dengan bulan Desember mendatang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BLT itu akan dibayarkan perbulan, dan kenapa tidak akumulatif? karena kalau akumulatif, dikhawatirkan dana bantuan yang diberikan tidak dipakai untuk yang dibutuhkan untuk menutupi kebutuhan dasar, tetapi malah dipakai untuk kebutuhan konsumtif,” tambahnya.

Kemudian terkait persiapan new normal di sektor perikanan dan kelautan, Deputi Safri menekankan pada aktifitas di pasar rakyat atau pasar ikan rakyat. Ia terus menghimbau kepada masyarakat yang beraktifitas di pasar rakyat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan, terkait aturan protokol kesehatan di pasar atau tempat aktifitas jual beli lainnya.

“Persiapan menjelang kehidupan normal yang baru, terkait pasar rakyat kita akan mengikuti protokol yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan, mulai awal bulan Juni langkah demi langkah akan kita lakukan, yang pasti kita akan terus menghimbau masyarakat terutama di pasar-pasar rakyat agar terus menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan, termasuk juga kebersihannya dan ini tidak terlepas dari peran serta Pemda setempat. Kemudian untuk kru kapal ikan juga harus mematuhi protokol kesehatan, aktifitas kapal ikan tetap akan berjalan asalkan betul-betul diperhatikan kebersihan dan protokol kesehatan setiap kru kapal ikan” jelasnya.

Dijelaskan pula oleh Deputi Safri, masih ada kendala yang akan muncul, yaitu di logistik hasil panen, misalnya ikan yang melimpah tetapi harganya turun. Menurutnya hal itu bisa dimengerti, apalagi dengan kondisi saat ini. Kemudian, lanjut Deputi Safri, untuk ekspor hasil perikanan dalam 2-3 minggu terakhir ini ada data ekspor yang akan berjalan kembali. (tim)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru