Perwakilan BI Musnahkan Uang Lusuh Rp50 Miliar

- Pewarta

Senin, 3 September 2018 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Ternate – Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara (Malut) mencatat, dalam sebulan telah melakukan pemusnahan uang lusuh dan tidak layak edar sebesar Rp50 miliar hingga Rp60 miliar.

“Artinya, dengan pertumbuhan ekonomi di Malut yang cukup baik membuat uang yang beredar di masyarakat baik pula, sehingga transaksi masyarakat menggunakan uang rupiah yang lancar dan uang yang menjadi lusuh dan tidak layak edar juga cukup banyak,” kata Kepala Perwakilan BI Malut, Dwi Tugas Waluyanto di Ternate, Senin (3/9/2018).
Untuk itu, pada beberapa minggu dalam belun Agustus kemarin Perwakilan Bank Indonesia selalu memusnahkan uang yang tidak layak edar dan diganti dengan uang baru, agar masyarakat mendapatkan uang yang lebih layak edar Dia mengatakan, hampir setiap minggu pada Agustus kemarin pihaknya selalu memusnahkan uang sebesar Rp50 miliar hingga Rp60 miliar per bulan dan hal ini dilakukan karena uang lusuh yang beredar di masyarakat cukup banyak, sehingga disortir kemudian diserahkan di BI Malut untuk dimusnahkan.

Menurut dia, pemusnahan ini dilakukan jika uang yang disetor oleh perbankan yang merupakan nasabah dari BI telah mencukupi, maka akan dimusnahkan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Uang lusuh yang kami terima, merupakan uang dari masyarakat yang disimpan dan ditabung di bank konvensional, dari situ pihak perbankan akan menyortir yang layak dan tidak layak, dan diserahkan ke kami untuk dimusnahkan, namun setibanya di BI, kami sortir kembali untuk menguji kelayakannya baru akan di musnahkan,” kata Dwi.

Dwi menambahkan, pada bulan lalu telah memusnahkan sebanyak Rp 50 miliar, bahkan sudah hampir beberapa pekan pada Agustus kemarin juga pihaknya memusnahkan diangka yang sama. Jadi setiap bulan rata-rata hampir sebanyak Rp50 miliar.

Selain itu, setelah dilakukan pemusnahan, BI pusat akan mengirim kembali uang dengan besaran jumlah yang sama untuk mengganti uang yang sebelumnya dimusnahkan.

“Jika susah dimusnahkan, kami akan melakukan permintaan kembali di BI pusat sesuai dengan besarannya untuk mengganti uang yang dimusnahkan, sehingga jika telah tiba maka langsung didistribusikan ke masyarakat, dengan begitu, uang yang beredar dimasyarakat tetap stabil dan ekonomi Malut juga akan tetap terjaga,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar masyarakat dapat menggunakan uang rupiah dengan baik, khususnya uang rupiah berjenis kertas. Karena sangat mudah lusuh dan juga cepat rusak, berbeda dengan uang logam yang cukup lama mengalami kerusakan.

“Saya berharap masyarakat lebih pintar menggunakan uang rupiah jenis kertas, karena cepat mengalami kerusakan. Untuk itu, saya berharap agar uang kertas jangan dilipat dan disteples,” katanya. (dul)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru