Harga Minyak Tergelincir Karena Saudi Memulihkan Kapasitas Produksinya

- Pewarta

Selasa, 1 Oktober 2019 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Harga minyak global ditutup secara signifikan lebih rendah pada perdagangan Senin (30/9/2019)(Selasa pagi WIB (01/10/2019)), di tengah laporan bahwa Arab Saudi telah membuat kemajuan dalam memulihkan kapasitas produksi minyaknya.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 1,84 dolar AS menjadi menetap pada 54,07 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara, patokan internasional, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November, turun 1,13 dolar AS menjadi ditutup pada 60,78 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange .

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saudi Aramco pekan lalu mengembalikan kapasitas penuh ke tingkat sebelum serangan terhadap fasilitas minyaknya, Ibrahim Al-Buainain, kepala eksekutif dari unit perdagangannya, mengatakan pada Senin (30/9/2019), menurut laporan Reuters.

Pada 14 September, serangan pesawat tak berawak merusak fasilitas pengolahan minyak Saudi Aramco Abqaiq dan ladang minyak Khurais di Arab Saudi bagian timur, mengakibatkan gangguan besar-besaran terhadap kapasitas produksi minyak mentah di wilayah tersebut.

Harga minyak juga terbebani oleh penguatan dolar AS. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,28 persen menjadi 99,3795 pada akhir perdagangan.

Selain itu, harga minyak masih tertekan oleh beberapa perdagangan spekulatif, para pakar mencatat.

“Investor keuangan spekulatif (lebih lanjut) mengurangi posisi net long mereka di Brent dan WTI dalam minggu pelaporan terakhir, sehingga berkontribusi terhadap penurunan harga minyak,” Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research mengatakan dalam sebuah catatan. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB