Mandiri Perkirakan BI Pangkas 0,75 Persen Bunga Acuan Hingga 2020

- Pewarta

Selasa, 30 April 2019 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Bank Mandiri Persero Tbk memandang Bank Indonesia memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate pada tahun ini dan kemudian akan berlanjut pada 2020 dengan total akumulasi hingga 0,75 persen menjadi 5,25 persen, dari saat ini sebesar enam persen.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badrudin di Jakarta, Senin (29/4/2019), menganggap penurunan suku bunga acuan akan memompa pendanaan yang efisien bagi korporasi dan dunia usaha, sehingga perekonomian akan menggeliat.

Namun emiten bersandi BMRI tersebut masih memasang skenario dasar atau tidak melakukan perubahan mengenai target pertumbuhan kredit tahun ini yang sebesar 10-12 persen secara tahunan (yoy). Hingga kuartal I 2019, pertumbuhan kredit Mandiri sebesar 12,4 persen (yoy).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada probabilitas penurunan suku bunga acuan di akhir tahun sekitar 25 basis poin, dan di 2020 sekitar 50 basis poin. Kita akan evaluasi dinamika itu,” ujar Siddiq.

Otoritas moneter, terakhir melalui penentuan kebijakan pada April 2019, ini masih mempertahankan suku bunga acuan di enam persen setelah enam bulan berturut-turut.

Masih melambatnya pertumbuhan ekonomi global, perubahan rezim suku bunga naik negara-negara maju, hingga semakin rendahnya inflasi menjadi alasan yang diperkirakan banyak pelaku pasar akan membuat BI menurunkan suku bunga acuannya tahun ini.

Namun BI dalam beberapa kali pernyataan, masih menunggu dari proses perbaikan defisit transaksi berjalan agar bisa menurun hingga 2,5 persen Produk Domestik Bruto pada 2019, dari 2,98 persen PDB di 2020.

Pandangan ruang penurunan suku bunga acuan di Indonesia juga karena skenario yang menyiratkan kuat bahwa The Federal Reserve, Bank Sentral AS, tidak akan menaikkan suku bunga acuannya hingga 2020 dari level saat ini di 2,25-2,5 persen. (iap)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru