Wall Street Bervariasi Jelang Testimoni Powell

- Pewarta

Selasa, 7 Maret 2023 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Investor berhati-hati menjelang tertimoni Ketua Federal Reserve Jerome Powell di depan Kongres nanti malam.

Dow Jones Industrial Average naik 40,47 poin, atau 0,12%, menjadi 33.431,44. S&P 500 menguat 0,07% menjadi 4.048,42, sedangkan Nasdaq Composite merosot 0,11% menjadi ditutup pada 11.675,74.

Imbal hasil obligasi naik sedikit, dengan yield Treasury 10 tahun terakhir diperdagangkan di 3.971%, setelah sempat melonjak di atas level psikologis 4% pekan lalu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan yield meningkatkan biaya pinjaman bagi konsumen dan dapat menandakan penurunan kepercayaan investor.

Meski Nasdaq melemah, beberapa saham teknologi terdorong lebih tinggi, dengan Apple melonjak hampir 2% setelah Goldman Sachs merekomendasikan peringkat beli. Pembuat iPhone ini menyumbang sekitar 7% dari S&P.

Saham Apple 19,4% sepanjang tahun ini, bangkit kembali setelah turun 26,8% pada tahun 2022.

Investor sedang menunggu kesaksian kongres Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang dijadwalkan pada Selasa dan Rabu. Pernyataan tersebut akan menjadi acuan investor dan anggota parlemen tentang arah kebijakan moneter the Fed dan dampaknya terhadap pasar.

Selain itu, investor juga mencermati rilis data pekerjaan Februari ekan ini. Sebelumnya data menunjukkan AS menambahkan 517.000 pekerjaan, di atas perkiraan ekonom yang disurvei oleh Dow Jones sebanyak 225.000 pekerjaan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru