Sepkulasi China Akan Longgarkan Pembatasan, Mayoritas Saham Asia Dibuka Menguat

- Pewarta

Senin, 7 November 2022 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Saham di kawasan asia pasifik mayoritas dibuka menguat/DOk

Foto ilustrasi: Saham di kawasan asia pasifik mayoritas dibuka menguat/DOk

MEDIA EMITEN –Saham di Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Senin pagi 7 November 2022. Pasar berspekulasi bahwa China akan melonggarkan pembatasan setelah lockdown karena meluasnya Covid-19 dan merespons laporan pekerjaan AS terbaru.

Nikkei 225 di Jepang dibuka naik 0,75%, juga indeks Topix naik 0,75%.

Di Korea Selatan, Kospi melonjak 0,86%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

S&P/ASX 200 diperdagangkan 0,43% lebih tinggi di Australia.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4%.

China dijadwalkan merilis data perdagangan di kemudian hari, sementara pemasok Apple di wilayah tersebut akan menjadi fokus karena perusahaan memperingatkan pembatasan Covid di China merusak produksi iPhone.

Spekulasi pembukaan kembali China menyebabkan reli di pasar minggu lalu, tetapi ekonom di Goldman Sachs mengatakan bahwa itu masih “beberapa bulan lagi.”

“Pembukaan kembali sebenarnya masih beberapa bulan lagi karena tingkat vaksinasi lansia tetap rendah dan tingkat kematian kasus tampak tinggi di antara mereka yang tidak divaksinasi berdasarkan data resmi Hong Kong,” kata ekonom yang dipimpin oleh Hui Shan dalam sebuah catatan.

Mereka menambahkan bahwa pemerintah mungkin sedang mengerjakan strategi keluar, dan bahwa perusahaan mengharapkan negara itu dibuka kembali pada kuartal kedua tahun 2023.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru