Sebelum Investasi, BEI Yogyakarta Imbau Cek Legalitas Pialang

- Pewarta

Selasa, 28 Agustus 2018 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usaha BEI dalam meningkatkan jumlah perusahaan tercatat disambut baik oleh dunia usaha.

Usaha BEI dalam meningkatkan jumlah perusahaan tercatat disambut baik oleh dunia usaha.

Mediaemiten.com, Yogyakarta – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat mengecek legalitas atau payung hukum pialang atau perusahaan sekuritas sebelum berinvestasi saham maupun perdagangan berjangka.

“Masyarakat berhak tanya semua legalitas pialang sebelum berinvestasi,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY Irfan Noor Riza di Yogyakarta, Minggu (26/8/2018).

Meski demikian, ia menjamin 15 pialang atau perusahaan sekuritas di bawah BEI DIY telah memiliki lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau pialang kami di kantornya selalu ada nomor lisensi dan semua izin-izinnya. Untuk pialang berjangka kami tidak tahu,” kata dia.

Ia mengatakan untuk mencegah tumbuhnya perusahaan sekuritas atau pialang abal-abal, BEI DIY terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat melek investasi.

“Sosialisasi ke masyarakat kami selalu lakukan bersama perusahaan sekuritas atau pialang kami. Biasanya mereka kami dampingi sehingga masyarakat percaya,” kata dia.

Selain itu, Irfan mengatakan peran regulator untuk melakukan pengawasan juga perlu ditingkatkan untuk meminimalisasi tumbuhnya pialang-pialang ilegal.

Menurut dia, jumlah investor di DIY terus meningkat setiap tahun. Per Juli 2018, jumlah investor pasar modal di DIY mencapai 36.437 investor dan hingga akhir 2018 ditargetkan 40.000 investor.

Peningkatan jumlah investor itu, menurut Irfan, mengindikasikan keberhasilan program edukasi dan sosialisasi BEI DIY kepada masyarakat mengenai manfaat berinvestasi di pasar modal.

Hal itu juga didukung dengan tersedianya program pembukaan rekening efek saham yang sangat terjangkau bagi masyarakat dengan biaya mulai Rp100 ribu.

“Beberapa sekuritas di DIY memang sudah menerapkan pembukaan rekening efek dengan biaya terjangkau, khususnya sekuritas yang bekerja sama dengan galeri investasi BEI di kampus-kampus di DIY,” kata dia. (luq)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru