Saham TLKM dan GOTO Rontok, IHSG Anjlok 1,36%

- Pewarta

Selasa, 6 Desember 2022 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok 94,76 poin atau 1,36% menjadi 6.892,57 pada penutupan perdagangan Selasa 6 Desember 2022. Sejumlah saham blue chips mengalami koreksi tajam, salah satunya TLKM yang sempat terkena auto reject bawah (ARB).

Saham TLKM mengalami tekanan jual karena sentimen saham GOTO yang terkena ARB berjilid-jilid menyusul dibukanya lock up untuk pemegang saham pengendali. TLKM melalui anak usahanya PT Telkomsel menjadi salah satu investor GOTO.

Pada kuartal III-2022, TLKM mengalami kerugian Rp 3,06 triliun yang dicatat sebagai kerugian yang belum direalisasi (unrealized loss) dari perubahan nilai wajar atas investasi dalam laporan laba rugi konsolidasian. Hal ini menjadi tanda tanya besar bagi investor yang memiliki saham tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga TLKM ditutup pada level Rp 3.600 atau turun 6,25%, dan sempat menyentuh batas bawah pada harga Rp 3.580.

Sementara itu, saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali mengalami ARB untuk hari yang keenam dan masih menyisakan atrian jual lebih dari 177 juta lot. Saham GOTO ditutup pada level Rp 115 atau turun 6,5%, namun di pasar negosiasi terjadi crossing saham GOTO pada harga Rp 80.

Anjloknya TLKM dan GOTO menyeret saham-saham lainnya dengan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 17,31 poin atau 1,77% ke posisi 961,84.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor infrastruktur turun paling dalam yaitu minus 2,83%, diikuti sektor barang baku dan sektor properti & real estat masing-masing minus 2,61% dan 1,62%. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor energi sebesar 0,54%.

Pada perdagangan hari ini, investor asing kembali mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 1,34 triliun di seluruh pasar, dan Rp 1,53 triliun di pasar reguler.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.294.007 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,21 miliar lembar saham senilai Rp15,41 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 461 saham menurun, dan 123 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 65,47 atau 0,24% ke 27.885,87, indeks Hang Seng turun 77,11 atau 0,4% ke 19.441,18, indeks Shanghai meningkat 0,72 poin atau 0,02% ke 3.212,53, dan indeks Straits Times melemah 17,9 poin atau 0,55% ke 3.249,64.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru