Saham Australia Dibuka Naik Setelah Dua Hari Mengalami Kerugian Besar

- Pewarta

Jumat, 4 Oktober 2019 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infofinansial.com, Sydney – Saham-saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi (4/10/2019), setelah dua hari mengalami kerugian besar dengan layanan kesehatan memimpin pemulihan menyusul penurunan indeks senilai 42 miliar dolar Australia sehari sebelumnya.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 8,60 poin atau 0,13 persen menjadi diperdagangkan di 6.501,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 9,60 poin atau 0,15 persen pada 6.621,30 poin.

Sektor kesehatan naik hampir dua persen sementara teknologi informasi juga membukukan keuntungan yang kuat. Sektor sumber daya dan industri juga menguat, namun keuangan turun seperti halnya consumer discretionary.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keuntungan mengikuti petunjuk kuat dari Wall Street yang berbalik menguat semalam.

“Pasar saham AS bergejolak lagi, tetapi pedagang mencari nilai di pasar menjelang laporan pekerjaan penting,” kata analis pasar Commsec Craig James.

“Data ekonomi lebih lembut dari yang diperkirakan, tetapi itu menyebabkan lebih banyak investor mengharapkan penurunan suku bunga pada pertemuan Federal Reserve berikutnya. Saham-saham teknologi berkinerja terbaik.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot dengan Commonwealth Bank turun 0,04 persen, ANZ turun 0,37 persen, National Australia Bank turun satu persen dan Westpac Bank turun 0,46 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan BHP naik 0,40 persen, Rio Tinto naik 0,62 persen dan Fortescue Metals naik 1,60 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,92 persen.

Perusahaan minyak dan gas bervariasi dengan Oil Searc naik 0,43 persen, Santos tidak berubah dan Woodside Petroleum naik 0,55 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam dengan Coles turun 0,60 persen, dan Woolworths naik 0,06 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,88 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas meningkat 0,64 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 2,82 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru