Saham Australia Berakhir Melemah dengan Kerugian Meluas

- Pewarta

Senin, 19 November 2018 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (19/11/2018), dengan semua sektor berada di wilayah merah dan penurunan tajam di saham-saham energi dan teknologi informasi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 36,90 poin atau 0,64 persen menjadi 5.693,70 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 36,40 poin atau 0,63 persen menjadi 5.786,40 poin.

“Saham-saham lokal telah memulai minggu perdagangan baru di wilayah negatif meskipun terjadi kenaikan moderat untuk pasar AS pada Jumat (16/11),” kata analis pasar Commsec, James Tao.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham teknologi informasi dan energi mengalami kerugian terbesar, sementara bank juga jatuh hampir satu persen.

Perusahaan-perusahaan utilitas dan perusahaan telekomunikasi memulai hari sebagai satu-satunya sektor di hijau, tetapi pada siang hari bergabung dengan tren menjadi berakhir lebih rendah.

Di sektor keuangan, sebut Xinhua, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,58 persen, Westpac Bank turun 0,59 persen, ANZ turun 0,79 persen dan National Australia Bank turun 0,80 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar positif, dengan BHP naik 0,12 persen, Rio Tinto naik 0,16 persen dan Newcrest naik 0,69 persen, namun Fortescue Metals turun 1,70 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Woodside Petroleum turun 1,42 persen, Oil Search turun 0,53 persen dan Santos turun 1,14 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia jatuh, dengan Wesfarmers turun 1,19 persen dan Woolworth turun 0,38 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,33 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,76 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,75 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru