Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS di Bawah Rp 15.000

- Pewarta

Jumat, 14 Juli 2023 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Kurs rupiah melemah terhadap dolar AS/Dok.

Foto ilustrasi: Kurs rupiah melemah terhadap dolar AS/Dok.

MEDIA EMITEN – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS makin perkasa seiring pelemahan greenback menyusul ‘mendingin’ nya inflasi AS. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate(JISDOR) berada di level Rp 14.945 pada Jumat, 14 juli 2023.

Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 0,04% atau 6 poin menjadi Rp14.959 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.965 per dolar AS.

Saat ini, indeks dolar AS terhadap mata uang kuat lainnya (greenbck) menurun bergerak di kisaran 99 atau jatuh di bawah angka 100.

Selain itu, penguatan rupiah dipengaruhi tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang seringkali merefleksikan kebijakan suku bunga acuan AS juga dalam tren turun.

Dolar AS mencatat kerugian besar pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), dengan indeks dolar jatuh di bawah angka 100 untuk pertama kalinya sejak April 2022, karena Indeks Harga Produsen (IHP) AS untuk Juni menunjukkan inflasi AS mereda.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,75%menjadi 99,7696 pada akhir perdagangan, mencatat level terendah baru setelah Rabu (12/7/2023). Greenback menuju penurunan mingguan terbesarnya di tahun 2023.

IHP untuk permintaan akhir, ukuran harga grosir, naik 0,1% pada Juni, menyusul penurunan 0,4 % pada Mei, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan.

Data IHP mengikuti laporan indeks harga konsumen (IHK) pada Rabu (12/7/2023), yang menunjukkan inflasi inti AS melambat secara signifikan.

 

Berita Terkait

Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto
Menkeu Sri Mulyani Ajukan Syarat Khusus Terkait Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun
Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Resiliensi dan Optimis Tumbuh di Atas 5 Persen di Semester I – 2024
OJK Gelar Konvensi Nasional RSKKNI untuk Pengembangan Kompetensi Pelaku Usaha Jasa Keuangan
Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB, Ini Penjelasan Menkeu
BNSP, RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan Jadi Acuan Sertifikasi Kompetensi
Fondasi Ekonomi Kuat: Harapan bagi Kinerja Positif IHSG di Tengah Optimisme Pelaku Pasar yang Masih Terkendali
Ini Sederet Penghargaan yang Diperoleh BRI Bulan Juni 2024, Harumkan Indonesia di Industri Keuangan Global
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:09 WIB

Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto

Rabu, 10 Juli 2024 - 15:10 WIB

Menkeu Sri Mulyani Ajukan Syarat Khusus Terkait Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:55 WIB

Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Resiliensi dan Optimis Tumbuh di Atas 5 Persen di Semester I – 2024

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:37 WIB

OJK Gelar Konvensi Nasional RSKKNI untuk Pengembangan Kompetensi Pelaku Usaha Jasa Keuangan

Selasa, 9 Juli 2024 - 07:57 WIB

Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB, Ini Penjelasan Menkeu

Selasa, 9 Juli 2024 - 01:57 WIB

BNSP, RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan Jadi Acuan Sertifikasi Kompetensi

Kamis, 4 Juli 2024 - 01:49 WIB

Fondasi Ekonomi Kuat: Harapan bagi Kinerja Positif IHSG di Tengah Optimisme Pelaku Pasar yang Masih Terkendali

Selasa, 2 Juli 2024 - 13:37 WIB

Ini Sederet Penghargaan yang Diperoleh BRI Bulan Juni 2024, Harumkan Indonesia di Industri Keuangan Global

Berita Terbaru