Pasar Saham Australiah Dibuka Naik Meski Sektor Utilitas Melamah

- Pewarta

Kamis, 8 November 2018 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi (8/11/2018), dengan kerugian besar di sektor utilitas diimbangi oleh lonjakan di sektor teknologi informasi dan keuntungan yang berbasis lebih luas.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 36,30 poin atau 0,62 persen menjadi diperdagangkan di 5.933,20 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 41,70 poin atau 0,70 persen pada 6.023,70 poin.

“Pasar saham AS melonjak karena hasil pemilihan paruh waktu sesuai dengan ekspektasi pasar, mengurangi risiko peristiwa,” kata kepala strategi pasar CMC, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Investor tampak fokus pada dampak suku bunga yang lebih rendah untuk waktu yang lebih lama, karena lebih sedikit potensi bagi Kongres yang terpecah untuk meloloskan kebijakan fiskal stimulasi.”

Penggerak terbesar di pasar Aussie adalah utilitas dan teknologi informasi, yang turun dan melonjak lebih dari tiga persen.

Utilitas tertekan oleh perusahaan infrastruktur gas alam terbesar Australia, APA Group, yang kehilangan lebih dari 9,0 persen setelah tawaran pengambilalihan internasional diblokir.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar positif, dengan Commonwealth Bank naik 0,42 persen, Westpac Bank naik 0,37 persen, ANZ naik 0,79 persen, namun National Australia Bank jatuh 3,60 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP naik 0,73 persen, Rio Tinto naik 1,53 persen dan Fortescue Metals naik 0,82 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,81 persen.

Saham-saham produsen minyak dan gas menguat, dengan Woodside Petroleum naik 0,82 persen, Oil Search naik 0,71 persen dan Santos naik 0,77 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia memantul, dengan Wesfarmers naik 1,05 persen dan Woolworths naik 0,72 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, maskapai penerbangan nasional Qantas terangkat 0,71 persen dan perusahaan biomedis CSL meningkat 1,82 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru