Pasar Saham Australia Ditutup Menguat dengan Keuntungan Luas

- Pewarta

Rabu, 20 November 2019 - 02:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan sebagian besar sektor menguat kecuali teknologi informasi yang turun tajam.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 47,40 poin atau 0,70 persen menjadi 6.814,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 42,40 poin atau 0,62 persen menjadi 6.914,10 poin.

Sektor kebutuhan pokok konsumen melonjak, diikuti oleh layanan komunikasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pemain individu terbesar adalah perusahaan susu, A2 Milk yang melonjak 11,23 persen setelah merevisi prediksi pendapatan tahunan lebih tinggi.

“Grup perusahaan susu pada RUPS-nya mengatakan mereka memperkirakan penjualannya meningkat pada semua pasarnya dan mengantisipasi pendapatan meningkat sebanyak 30 persen antara Juli dan Desember menjadi antara 780-800 juta dolar Australia (530-544 juta dolar AS),” analis pasar Commsec​​, Steven Daghlian mengatakan.

“A2 Milk juga telah menandai peningkatan margin, hingga 84 persen pertumbuhan di China dan dua kali lipat penjualan di AS.”

Sementara itu sektor material dan industri juga melonjak, seperti halnya perawatan kesehatan dan bank.

Saham-saham teknologi informasi anjlok, terbebani oleh perusahaan perangkat lunak, Technology one and Wisetech, yang kinerjanya buruk meski berada di jalur untuk memenuhi target tahunan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,41 persen, National Australia Bank turun 0,18 persen, Westpac Bank naik 0,38 persen dan ANZ naik 0,47 persen.

Saham-saham pertambangan menguat dengan BHP naik 0,29 persen, Rio Tinto naik 0,90 persen, Fortescue Metals naik 2,65 persen dan penambang emas Newcrest naik 1,16 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi dengan Oil Search turun 0,27 persen, Santos naik 0,37 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,53 persen.

Supermarket terbesar Australia bertambah dengan Coles naik 0,32 persen dan Woolworths naik 1,21 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 1,41 persen, maskapai nasional Qantas meningkat 2,15 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,84 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru