Pasar Saham Australia Dibuka Lebih Rendah

- Pewarta

Senin, 12 November 2018 - 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi (12/11/2018), dengan penurunan harga minyak dan tekanan terhadap saham-saham AS membantu menandai awal negatif untuk kalender yang sibuk bagi investor.

Pada pukul 10.15 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 32,9 poin atau 0,56 persen menjadi diperdagangkan di 5.888,9 poin, dan indeks All Ordinaries yang lebih luas merosot 33,8 poin atau 0,56 persen pada 5.977,2.

“Pasar Asia-Pasifik melihat awal yang negatif untuk pekan perdagangan ini. Dolar AS yang bangkit kembali, jatuhnya harga minyak dan logam dasar serta tekanan pada saham Eropa dan AS pada Jumat (9/11) lalu kemungkinan akan menjadi sentimen lokal yang ganas,” kepala analis pasar CMC Markets and Stockbroking Michael McCarthy mengatakan dalam catatan pagi kepada investor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kalender yang sibuk ke depan untuk para investor itu mencakup pertumbuhan upah kuartal ketiga Australia, data produk domestik bruto dan angka penjualan perdagangan ritel dari berbagai negara, “akan membuat investor dan analis sibuk, dan bisa melihat sejumlah perubahan arah”, katanya.

Investor juga menghadapi “perdagangan yang hati-hati menjelang data produksi industri dari China dan Jepang pada Rabu (14/11/2018),” tambah McCarthy.

Bank-bank besar Australia dibuka melemah, dengan ANZ jatuh 3,35 persen, Commonwealth Bank tergelincir 0,2 persen, National Australia Bank turun 0,76 persen dan Westpac merosot 0,25 persen.

Raksasa pertambangan BHP turun 1,41 persen dan Woodside Petroleum naik tipis 0,06 persen.

Wesfarmers merosot 0,32 persen dan jaringan supermarket saingannya Woolworths turun tipis 0,1 persen.

Raksasa telekomunikasi Telstra menambahkan 0,16 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,17 persen dan kelompok bioteknologi CSL turun 0,3 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru