Pasar Saham Australia Dibuka Datar karena Investor Bersikap Hati-Hati

- Pewarta

Rabu, 27 November 2019 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka cenderung datar pada perdagangan Rabu pagi (27/11/2019), karena para investor bersikap hati-hati menjelang rilis data ekonomi internasional.

Pada pukul 10.20 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 sedikit menguat 4,60 poin atau 0,06 persen menjadi 6.792.10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 5,20 poin atau 0,07 persen pada 6.895,00 poin.

“Dukungan semalam dibungkam. Prospek pertumbuhan yang lebih baik ditandai dengan kenaikan logam industri dan harga energi yang bertentangan dengan penurunan imbal hasil obligasi,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dolar AS bergerak lebih tinggi serta pound dan dolar Australia terlihat melemah. Saham-saham Eropa dan AS datar hingga lebih tinggi pada volume yang secara signifikan lebih kuat.”

Dengan pasar Asia Pasifik melihat awal yang hati-hati untuk melakukan perdagangan menjelang sejumlah rilis data penting selama 24 jam ke depan, McCarthy menambahkan bahwa “aktivitas perumahan AS yang lebih baik dari yang diharapkan memberikan petunjuk positif ke dalam keuntungan industri China, angka konstruksi Australia, PDB AS dan barang tahan lama malam ini”.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,07 persen, Westpac Bank turun 1,13 persen, National Australia Bank turun 0,34 persen dan ANZ turun 0,04 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar meningkat dengan BHP naik 0,58 persen, Rio Tinto naik 0,54 persen, Fortescue Metals turun 0,66 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,59 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih lemah dengan Woodside Petroleum turun 0,41 persen, Santos naik 0,12 persen dan Oil Search turun 0,21 persen.

Rantai supermarket terbesar di Australia beragam dengan Coles Group turun 0,06 persen dan Woolworths naik 0,28 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 1,11 persen, maskapai nasional Qantas kehilangan 0,28 persen dan perusahaan biomedis CSL merosot 0,76 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru