Pasar Saham Australia Berakhir Turun Terseret Sektor Perbankan

- Pewarta

Rabu, 30 Januari 2019 - 03:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (29/1/2019), karena lonjakan saham-saham komunikasi dan material tak mempu mengimbangi penurunan tajam di sektor keuangan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 31,40 poin atau 0,53 persen menjadi 5.874,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 31,60 poin atau 0,53 persen menjadi 5.939,50 poin.

Saham-saham pertambangan terangkat, karena runtuhnya bendungan yang menghancurkan di Brasil mendorong harga bijih besi lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank-bank Australia secara luas lebih rendah, dengan lembaga keuangan utama AMP jatuh 1,92 persen karena penurunan laba besar yang diumumkan minggu lalu.

“Manajer uang memperingatkan laba yang lebih rendah Jumat lalu dan pemotongan besar-besaran dividen karena terus berurusan dengan Komisi Kerajaan dan kompensasi pelanggan,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian, dikutip dari Xinhua.

Saham-saham komunikasi lokal terangkat dengan kuat, berakhir hampir lima persen lebih tinggi.

“TPG Telecom telah menghentikan pengembangan jaringan seluler terbarunya di Australia,” Daghlian menjelaskan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot dengan Commonwealth Bank turun 1,67 persen, ANZ turun 2,44 persen, National Australia Bank turun 2,14 persen, dan Westpac Bank turun 2,36 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan BHP naik 2,00 persen, Fortescue Metals naik 4,69 persen, Rio Tinto naik 3,82 persen dan penambang emas Newcrest naik 1,29 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah, dengan Oil Search turun 2,71 persen, Santos turun 1,11 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,02 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia jatuh, dengan Coles turun 1,29 persen, dan Woolworths turun 1,64 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra melonjak 8,11 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,67 persen dan perusahaan biomedis CSL jatuh 2,42 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru