Pasar Saham Australia Berakhir Sedikit Lebih Tinggi

- Pewarta

Selasa, 29 Oktober 2019 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (28/10/20190, meskipun di awal menguat, dengan indeks berkurang sepanjang hari karena sektor sumber daya kehilangan momentum serta teknologi dan keuangan merosot.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 1,50 poin atau 0,022 persen menjadi 6.740,70 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 1,50 poin atau 0,022 persen pada 6.842,50 poin.

Saham-saham energi, material dan industri memimpin kenaikan, mengurangi lonjakan satu persen di awal perdagangan, menjadi berakhir dengan kenaikan sekitar 0,5 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenaikan harga-harga komoditas telah mendukung saham-saham energi lokal dan pertambangan menjadi salah satu yang unggul,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

“Produsen energi lokal juga telah menguat karena harga minyak global naik didorong oleh optimisme perdagangan AS-China dan penurunan rig minyak AS yang beroperasi minggu lalu.”

Sementara itu, meskipun diawali dengan lebih tinggi, sektor keuangan dan teknologi berbalik arah menjadi berakhir lebih rendah dan kebutuhan pokok konsumen memburuk sepanjang hari dari awal yang lemah.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih rendah dengan Commonwealth Bank turun 0,27 persen, ANZ tidak berubah, National Australia Bank turun 0,10 persen dan Westpac Bank turun 0,21 persen.

Saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan BHP naik 1,12 persen, Rio Tinto naik 0,49 persen dan Fortescue Metals naik 2,15 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,83 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search naik 0,55 persen, Santos tidak berubah dan Woodside Petroleum naik 0,09 persen.

Supermarket terbesar Australia jatuh dengan Coles turun 2,67 persen dan Woolworths turun 0,34 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, maskapai penerbangan nasional Qantas melonjak 3,84 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 0,21 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru