Pasar Saham Australia Berakhir Naik dengan Keuntungan Meluas

- Pewarta

Jumat, 25 Januari 2019 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (24/1/2019), dengan keuntungan meluas karena lonjakan saham sektor energi mengimbangi kerugian pertambangan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 22 poin atau 0,38 persen menjadi 5.865,70 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 21,80 poin atau 0,37 persen menjadi 5.930,50 poin.

Pasar lokal melihat kenaikan hampir di seluruh papan dengan pengecualian saham-saham material yang menderita karena kurangnya kepercayaan investor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peningkatan dipimpin oleh sektor energi meskipun harga minyak mentah merosot semalam karena investor mempertimbangkan hubungan perdagangan China dan AS,” kata analis pasar Commsec, James Tao, dikutip dari Xinhua.

Kerugian di antara penambang emas telah menjadi beban utama, dengan saham seperti St Barbara, Northern Star dan Regis Resources semuanya lebih rendah.”

“Ketiga penambang merilis hasil kuartalan kemarin dan hari ini semuanya menerima penurunan peringkat dari pialang (broker).”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat, dengan Commonwealth Bank naik 0,53 persen, ANZ naik 0,82 persen, National Australia Bank naik 0,29 persen, dan Westpac Bank naik 0,47 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP turun 0,03 persen, Fortescue Metals naik 1,71 persen, Rio Tinto tidak berubah dan penambang emas Newcrest turun 0,87 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak, dengan Oil Search naik 1,87 persen, Santos naik 3,86 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,93 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 1,11 persen, dan Woolworths naik 1,06 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,38 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas tidak berubah dan perusahaan biomedis CSL naik 0,69 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru