Pasar Saham Australia Alami Hari Terburuk Kedua Tahun Ini

- Pewarta

Selasa, 26 Maret 2019 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Alami Hari Terburuk Kedua Tahun Ini

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (25/3/2019), dengan kerugian berbasis luas di seluruh indeks, merupakan hari terburuk kedua sepanjang tahun ini.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 jatuh 69,00 poin atau 1,11 persen menjadi 6.126,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas merosot 72,20 poin atau 1,15 persen menjadi 6.208,70 poin.

“Ini adalah kejatuhan terbesar kedua untuk pasar kami pada tahun 2019 dan itu berasal dari pasar global yang tidak berkinerja baik pada Jumat (22/3),” analis pasar Commmsec, Steven Daghlian mengatakan kepada investor dalam laporan pasar sore, dikutip dari Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini dipicu oleh kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global setelah sejumlah indikator ekonomi cukup mengecewakan.”

“(Hari ini) 75 persen perusahaan di pasar mendapati diri mereka berada di wilayah negatif.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,91 persen, Westpac Bank turun 1,47 persen, National Australia Bank turun 0,88 persen dan ANZ turun 2,26 persen.

Saham pertambangan juga berada di bawah tekanan berat, dengan BHP turun 1,28 persen, Rio Tinto turun 1,10 persen, Fortescue Metals turun 1,21 persen. Namun, penambang emas Newcrest melonjak 3,19 persen.

Setelah penurunan harga minyak mentah, produsen-produsen minyak dan gas tertekan dengan Woodside Petroleum turun 2,82 persen, Santos jatuh 3,76 persen dan Oil Search merosot 3,27 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia melihat hasil yang beragam, dengan Wesfarmers naik 0,66 persen dan Woolworths turun 0,36 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,61 persen, operator nasional Qantas melemah 0,92 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,96 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru