Pasar Saham Aussie Turun Tajam pada Awal Perdagangan

- Pewarta

Selasa, 14 Mei 2019 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Aussie Turun Tajam pada Awal Perdagangan

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia turun tajam pada awal perdagangan Senin pagi (13/5/2019), bersamaan dengan sengketa perdagangan Amerika Serikat dan China, dengan emas di antara sejumlah kecil perusahaan Australia yang terangkat.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 75,30 poin atau 1,20 persen menjadi diperdagangkan di 6.222,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 73,60 poin atau 1,15 persen pada 6.307,70 poin.

Pergerakan mengikuti petunjuk lemah dari pasar AS, yang merosot ketika tarif terbaru dalam perselisihan perdagangan dengan China mulai berlaku.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indeks utama merosot lebih dari dua persen, dan indeks Nasdaq yang sarat teknologi turun 3,4 persen,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

Saham-saham teknologi lokal mengikuti, jatuh lebih dari tiga persen, sementara bank-bank Aussie turun sekitar 2,3 persen. Energi dan layanan kesehatan juga sangat terbebani.

Namun saham perusahaan emas melonjak karena investor mencari aset-aset safe haven.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 1,78 persen, ANZ turun 1,85 persen, National Australia Bank jatuh 4,96 persen, dan Westpac Bank turun 1,33 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan Rio Tinto turun 1,41 persen, Fortescue Metals naik 1,20 persen, BHP turun 1,57 persen, dan penambang emas Newcrest naik 2,91 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search turun 1,53 persen, Santos turun 1,22 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,14 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah, dengan Coles turun 0,12 persen, dan Woolworths turun 0,66 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,58 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 2,32 persen dan perusahaan biomedis CSL merosot 1,56 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru