Pasar Australia Dibuka Melemah Meski Saham Material dan Energi Melonjak

- Pewarta

Kamis, 13 September 2018 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis (13/9/2018) pagi, dengan kerugian berbasis luas, meskipun saham-saham material dan energi melonjak.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 10,70 poin atau 0,17 persen menjadi diperdagangkan di 6.165,20 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 9,40 poin atau 0,15 persen pada 6.274,50 poin.

Ketegangan perdagangan sedikit cerah menyusul laporan bahwa pembicaraan baru dapat terjadi pada Kamis (13/9/2018).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Laporan-laporan yang belum dikonfirmasi bahwa Menteri Keuangan AS berupaya menggelar pembicaraan perdagangan dengan China, sedikit mengurangi sentimen negarif dalam perdagangan semalam,” kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan.

“Pasar-pasar yang memiliki eksposur ke China mengalami reli kuat, logam-logam industri melompat lebih tinggi, saham-saham pulih dan obligasi bertahan kuat pada imbal hasil yang lebih tinggi,” katanya.

“Kenaikan dua hingga tiga persen dalam logam industri kemungkinan akan mendukung sektor sumber daya hari ini, dan dapat melihat keuntungan pada penutupan.” Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Westpac Bank turun 0,40 persen, National Australia Bank turun 0,54 persen, ANZ turun 0,63 persen dan Commonwealth Bank turun 0,35 persen.

Saham-saham pertambangan melonjak dengan BHP naik 1,48 persen, Rio Tinto naik 1,56 persen, Fortescue Metals naik 0,99 persen dan Newcrest naik 1,61 persen.

Saham-saham produsen minyak dan gas juga menguat dengan Woodside Petroleum naik 0,71 persen, Oil Search naik 0,11 persen dan Santos naik 0,14 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot dengan Wesfarmers turun 0,21 persen dan Woolworth turun 2,36 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,16 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas menguat 0,48 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 0,70 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru