Pasar Australia Dibuka Lebih Rendah Jelang Rilis Data Inflasi Domestik

- Pewarta

Rabu, 30 Oktober 2019 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi (30/10/20190, ketika data inflasi kuartal ketiga akan segera dirilis oleh Biro Statistik Australia.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 20,40 poin atau 0,30 persen pada 6.725,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 20,80 poin atau 0,30 persen di 6.827,70 poin.

“Data inflasi Australia hari ini diperkirakan akan menunjukkan peningkatan 1,6 persen per tahun dalam inflasi pada kuartal ketiga,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi, dikutip dari Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tafsiran itu mengekspresikan secara langsung niat Reserve Bank of Australia pada Selasa depan, dan setiap perbedaan dari perkiraan dapat mendorong perdagangan lokal.”

“Perdagangan berjangka menunjukkan awal yang sedikit negatif untuk perdagangan saham regional, meskipun Hang Seng berjangka melawan tren keseluruhan dengan mencatat kenaikan semalam.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,41 persen, Westpac Bank turun 0,17 persen, National Australia Bank turun 0,41 persen dan ANZ turun 0,54 persen.

Saham-saham pertambangan merosot dengan BHP turun 0,89 persen, Rio Tinto turun 0,85 persen) Fortescue Metals turun 1,12 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,30 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih kuat dengan Woodside Petroleum naik 0,49 persen, Santos naik 0,61 persen dan Oil Search turun 0,55 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi dengan Coles Group turun 0,76 persen dan Woolworths naik 0,24 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,14 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,46 persen dan perusahaan biomedis CSL kehilangan 0,41 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru