OJK Bidik Simpanan Perbankan Melejit 11 Persen 2019

- Pewarta

Kamis, 20 Desember 2018 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana.

Mediaemiten.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan membidik simpanan perbankan atau Dana Pihak Ketiga bisa melejit hingga tumbuh 11 persen (tahun ke tahun/yoy) pada 2019 meskipun di akhir tahun ini likuiditas cenderung ketat dan pertumbuhan DPK masih melambat dibanding kredit.

“Dari Rencana Bisnis Bank (RBB), DPK bank bisa tumbuh 11 persen, ada beberapa strategi yang disiapkan bank,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana di Jakarta, Rabu (19/12/2018)

Berdasarkan RBB yang sudah disetorkan perbankan, Heru mengklaim, industri perbankan tampak optimstis dengan penghimpunan dana. Berbeda dengan tahun ini, ketika pertumbuhan DPK cenderung melambat. Per November 2018, DPK baru tumbuh 7,19 persen (yoy), padahal kredit perbankan tumbuh agresif di 12,5 persen (yoy).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heru mengatakan keyakinan perbankan itu karena saluran perbankan digital. Jaringan digital diyakini perbankan akan memberikan kemudahan yang akan menarik nasabah untuk menyimpan dananya di bank.

Selain digitalisasi perbankan, Heru menambahkan, perbankan juga akan menikmati manfaat dari penerapan peraturan yang mewajibkan eksportir menyimpan Devisa Hasil Eskpor bidang pertambangan, mineral, dan batu bara di dalam negeri.

“Bank tampak menyambut optimistis soal itu,” kata Heru.

Dengan perkiraan pertumbuhan DPK di 11 persen (yoy), industri perbankan menargetkan kredit akan tumbuh di kisaran 12-13 persen (yoy) tahun depan. Adapun untuk tahun ini, OJK meyakini pertumbuhan kredit perbankan berpeluang melebihi 12 persen (yoy). (iap)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru