Minggu Depan, BEI Tutup Data Investor Asing dan Lokal

- Pewarta

Rabu, 22 Juni 2022 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memutuskan untuk menutup kode domisili investor mulai tanggal 27 Juni 2022. Dengan demikian selama jam perdagangan bursa, pelaku pasar tidak bisa bisa melihat pola transaksi yang dilakukan investor asing maupun lokal.

Kebijakan itu sejalan dengan surat  BEI nomor S-04224/BEI.IBI/05-2022 perihal pengujian penutupan kode domisili investor pada area replika JATS pada tanggal 27 Mei 2022.

“Kami menghimbau kepada nasabah bapak/ibu untuk menyampaikan informasi kepada para nasabah dan memastikan kesiapan sistem dari perusahaan bapak ibu,” tulis Direktur BEI Laksono Widodo dalam surat yang ditujukan kepada anggota bursa tanggal 20 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun BEI menunda pelaksanaan sistem JATS versi 5.0  dan pelaksanaan protokol ITCH karena saat ini sebagian AB yang masih melakukan proses pembaharuan sistem  tersebut.  Rencananya kedua sistem itu akan diterapkan awal Juli 2022.

Menurut Laksono terdapat 44% Anggota Bursa (AB) tengah melakukan pembaharuan ke sistem JATS 5.0 “BEI memberikan dukungan agar AB dapat segera melakukan upgrade dengan memberikan perpanjangan waktu hingga 31 Agustus 2022,” tulis Laksono.

Sedangkan pasa sisi penerapan ITICH, Saat ini sudah 53 dari total 93 AB yang sudah menerapkan ITCH dan 9 dari total 14 Data Vendor telah melaksanakan ITCH Protocol. Karena itu BEI telah melayangkan  surat ke seluruh AB  bahwa  bagi AB yang aplikasinya belum dapat mengambil data dari ITCH diberikan perpanjangan sampai dengan  akhir Agustus 2022.

“Tapi  Data Vendor, saat ini belum ada penyampaian ke mereka untuk diberi kesempatan sampai akhir Agustus 2022. Saat ini kami masih melakukan assesmen mengenai dampak penutupan datafeed kepada Data Vendor pada 30 Juni 2022, untuk menentukan apakah perlu dilakukan relaksasi atau tidak,” jelasnya.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru