Laba Naik 63,8%, Simak Rencana Garuda Food Selanjutnya

- Pewarta

Minggu, 3 April 2022 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)/ Dok

Foto ilustrasi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)/ Dok

MEDIA EMITEN – PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih 63,8% sepanjang 2021, dari Rp 259,4 miliar menjadi Rp 424,8 miliar. Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan penjualan bersih sebesar Rp 8,8 triliun dari Rp 7,7 triliun tahun sebelumnya, atau meningkat meningkat 14%.

“Seiring dengan mulai pulihnya ekonomi Indonesia, kinerja Perseroan mengalami pertumbuhan yang positif dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dipicu oleh perkembangan vaksin booster yang saat ini sudah semakin intensif pada 2 bulan terakhir dan ditunjang dengan intervensi kebijakan pemerintah yang mendukung,” kata Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk Paulus Tedjosutikno, dalam keterangan tertulisnya.

Ke depan, Perseroan akan melakukan pengembangan bisnis melalui 3 (tiga) pilar utama yaitu pengembangan pasar domestik, internasional dan bisnis baru. Ketiga pilar ini dilandasi oleh keandalan, efektivitas, dan efisiensi operasional secara end-to-end serta sistem yang dibangun secara berkesinambungan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perseroan juga akan meningkatkan produktivitas melalui beberapa pengembangan sistem berbasis teknologi baik dari sisi penerimaan order dari pelanggan serta dari sisi produksi dan supply chain management. Implementasi teknologi digital diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis Perseroan.

Dalam rangka penerapan praktik strategi keberlanjutan, Perseroan saat ini tengah berencana untuk mengembangkan konsep go green yang fokus pada efisiensi penggunaan energi yaitu gas, bbm dan listrik menuju target 15% pada 2023 dan menjalankan program energi terbarukan (renewable energy) di antaranya instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan bio massa serta mulai menginisiasi penggunaan kendaraan listrik di unit operasional bisnis Perseroan. 

Perseroan juga melakukan pengurangan penggunaan kertas dan air dalam seluruh kegiatan operasionalnya. Inisiatif strategis tersebut dilakukan Perseroan dalam rangka memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan mengurangi emisi karbon sebagai dampak dari operasional bisnis.

Garuda Food juga berkomitmen dalam penggunaan material ramah lingkungan dengan menerapkan prinsip 3R (reduce, recycle dan return to earth) yang selama ini telah diterapkan sebagai langkah upaya Perseroan mengurangi limbah plastik dari produk yang dihasilkan

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru