Jokowi Tugaskan Bulog Salurkan Beras Bantuan Pangan Tahap II

- Pewarta

Senin, 11 September 2023 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi saat meninjau kecukupan stok Cadangan Beras Pemerintah di Gudang BULOG, Senin 11 September 2023/IST.

Presiden Jokowi saat meninjau kecukupan stok Cadangan Beras Pemerintah di Gudang BULOG, Senin 11 September 2023/IST.

MEDIA EMITEN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menugaskan Badan Pangan Nasional dan Badan Urusan Logistik (BULOG) agar menyalurkan beras Bantuan Pangan Tahap II tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menyikapi perkembangan harga beras yang merangkak naik belakangan ini.

Presiden Jokowi yakin bahwa penyaluran beras Bantuan Pangan Tahap II tersebut mampu meredam fluktuasi harga beras yang terjadi saat ini.

Dengan stok Cadangan Beras Pemerintah yang sangat besar sebanyak 1,6 juta ton di Gudang BULOG dan ditambah sisa impor sebanyak 400 ribu ton, maka stok kita ada sebesar 2 juta ton,” kata Presiden saat meninjau kecukupan stok Cadangan Beras Pemerintah di Gudang BULOG, Senin 11 September 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kekuatan stok tersebut, BULOG menggelontorkan beras Bantuan Pangan tahap II ini dan juga dengan operasi pasar di retail-retail modern serta pasar tradisional yang dibanjiri oleh BULOG diharapkan mampu meredam kenaikan harga beras.

Menurut Jokowi, beras Bantuan Pangan tersebut jumlahnya tidak kecil yaitu sebanyak 213.530 ton per bulan dan disalurkan untuk tahap II ini sebanyak 3 bulan atau dengan jumlah total sebanyak 640.590 ton.

Direktur Utama Perum BULOG, Budi Waseso mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Presiden Jokowi yang menugaskan kembali Perum BULOG dalam penyaluran program Beras Bantuan Pangan Tahap II untuk tiga bulan alokasi ini.

Setelah sukses menyalurkan beras Bantuan Pangan tahap I yang lalu, BULOG siap untuk menyalurkan kembali beras Bantuan Pangan tahap II ini tepat waktu dan tepat sasaran sesuai arahan Bapak Presiden,” ujarnya.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkapkan bahwa penyaluran beras Bantuan Pangan Tahap II ini dilaksanakan di 38 Provinsi di seluruh Indonesia kepada Keluarga Penerima Manfaat sesuai data dari Kementerian Sosial yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional.

Beras Bantuan Pangan ini disalurkan BULOG serentak kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat di seluruh Provinsi di Indonesia, selanjutnya juga ditambah Penyaluran Bantuan Stunting berupa daging ayam dan telur oleh ID Food,” ungkapnya.

Program Bantuan Pangan tahap II yang dilakukan, akan disalurkan secara serentak di seluruh Indonesia dan diberikan kepada 21,353 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Indonesia yang tercatat dalam data Kementerian Sosial. Masing-masing KPM itu juga akan menerima sebanyak 10 kilogram per bulan.

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru