MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa 26 Juli 2022 ditutup menguat tipis 13,13 poin atau 0,19% ke level 6.871,54. Pasar berhati-hati menjelang pertemuan Bank Sentral AS (FOMC) untuk menentukan suku bunga acuan AS.
Sementrara itu Pemerintah China meningkatkan dukungan keuangan untuk perusahaan budaya dan pariwisata dengan mengarahkan lebih banyak kredit ke sektor-sektor yang sangat terpengaruh oleh wabah COVID-19. Langkah ini untuk mendung pemulihan ekonomi.
Dari dalam negeri, pemerintah kembali memberikan stimulus perpajakan yaitu dengan perpanjangan insentif pajak hingga akhir 2022. Pemerintah memperpanjang pemberian insentif pungutan PPh pasal 22 impor dan fasilitas PPh bagi sumber daya manusia di bidang kesehatan, pengurangan angsuran PPh pasal 25, dan PPh final jasa konstruksi. Perpanjangan insentif pajak tersebut sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepanjang hari ini Indeks LQ45 bergerak menguat. Saham-saham yang mendominasi penguatan yaitu BBRI, BMRI, ADRO, TBIG, BBNI. Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni GOTO, BRPT, EMTK, CPIN, TPIA.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp1,58 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah jual bersih Rp10,41 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.409.369 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 54,7 miliar lembar saham senilai Rp13,36 triliun. Sebanyak 239 saham naik, 260 saham menurun, dan 191 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 44,04 poin atau 0,16% ke 27.655,21, Indeks Hang Seng naik 342,94 poin atau 1,67% ke 20.905,88, dan Indeks Straits Times meningkat 11,65 poin atau 0,37% ke 3.192,12.







