IMF-WB – Wapres Ingatkan Pentingnya Perlindungan Aset Terdampak Bencana

- Pewarta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Mediaemiten.com, Nusa Dua – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan pentingnya skema perlindungan aset ketika Indonesia mengalami bencana alam tanpa menambah beban APBN dan bantuan luar negeri.

“Selama ini aset negara dibuat tanpa perlindungan risiko fiskal,” ujar Kalla saat memberikan sambutan dalam High-Level Dialogue on Disaster Risk Financing and Insurance in Indonesia di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018).

Kalla mengatakan Indonesia sering mengalami bencana alam seperti letusan gunung berapi, tanah longsor, gempa bumi dan tsunami karena terletak di kawasan “cincin api” Kondisi ini yang menyebabkan Indonesia mengeluarkan dana besar dari APBN atau menerima bantuan luar negeri untuk mempercepat proses pemulihan bencana alam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini masalah yang kita hadapi, karena apabila semua rehabilitasi negara dibiayai oleh APBN, maka negara kesulitan segala-galanya,” kata Kalla.

Untuk itu, solusi berupa asuransi risiko bencana alam harus segera dirumuskan, sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan kembali aset negara serta memperbaiki kehidupan masyarakat terdampak.

“Kita ingin adanya upaya menjamin masa depan dan aset negara dapat diasuransikan, karena selama ini belum ada aturan untuk itu,” ujarnya.

Dengan adanya asuransi risiko bencana ini, penanganan terhadap bencana alam dapat lebih cepat dan rekonstruksi mampu berjalan lebih optimal.

Ikut hadir dalam diskusi ini Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono. (sat)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru