IHSG Menguat Tipis, Asing Net Buy di Pasar Reguler Rp 81,64 Miliar

- Pewarta

Senin, 9 Januari 2023 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Investor sedang mencermati pergerakan saham di layar komputer/Dok

Foto ilustrasi: Investor sedang mencermati pergerakan saham di layar komputer/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat tipis 3,71 poin atau 0,06% menjadi 6.688,27 pada penutupan perdagangan Senin 9 Januari 2023.

Kenaikan IHSG didukung oleh naiknya saham unggulan kelompok 45 atau Indeks LQ45 yang menguat 2,84 poin atau 0,31% ke posisi 915,86.

Yang menarik, investor asing yang dalam beberapa pekan terus melakukan aksi jual, pada perdagangan Senin mulai masuk meski dalam jumlah kecil. Berdasarkan data RTI, asing mencatatkan beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp 81,64 miliar di pasar reguler, namun di semua pasar tercatat net sell sebesar Rp 146,49 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Net foreign buy terjadi pada saham saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebanyak Rp 101,04 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 90,04 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 70,70 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 67,05 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak Rp 57,95 miliar.

Sedangkan net sell terbanyak pada saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebanyak Rp 161,50 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 137,13 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 68,26 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 44,94 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 44,94 miliar.

Sentimen pasar juga dipengaruhi survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Desember 2022 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang tercermin dari IKK sebesar 119,9 atau lebih tinggi dibandingkan 119,1 pada November 2022.

Sementara penguatan indeks Asia dipengaruhi oleh sentimen yang berasal dari China yang semakin memperlonggar kebijakan COVID melalui pembukaan penyeberangan laut dan darat dan mengakhiri persyaratan karantina bagi wisatawan yang datang. Hal itu membawa harapan bahwa adanya pembukaan kembali  China dapat menstimulus pergerakan ekonomi global.

Dibuka menguat, IHSG mayoritas bergerak di teritori positif, namun melemah jelang penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih terus bergerak di zona merah namun kembali naik jelang penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dengan sektor kesehatan naik paling tinggi 1,91%, diikuti sektor barang baku dan sektor transportasi & logistik masing-masing naik 1,06% dan 0,68%.

Sedangkan lima sektor terkoreksi dengan sektor energi turun paling dalam 2,18%, diikuti sektor barang konsumen non-primer dan sektor perindustrian masing-masing turun 0,94% dan 0,59%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu RDTX, SMMA, SINI, NFCX, CPIN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni ITMG, UNTR, BYAN, LPPF, dan TFAS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.186.063 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,34 miliar lembar saham senilai Rp9,88 triliun. Sebanyak 205 saham naik, 338 saham menurun, dan 170 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Hang Seng naik 396,7 poin atau 1,89% ke 21.388,34, Indeks Shanghai meningkat 18,44 poin atau 0,58% ke 3.176,08, dan Indeks Strait Times menguat 28,95 poin atau 0,88% ke 3.305,67.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru