IHSG Menguat Tipis 0,02%, Asing Net Sell Rp 1,76 Triliun

- Pewarta

Rabu, 13 September 2023 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,51 poin atau 0,02% ke level 6.935,48 pada akhir perdagangan Rabu 13 September 2023 disertai aksi jual oleh investor asing dalam jumlah cukup besar.

Berdasarkan data RTI, investor asing tercatat melakukan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 1,76 triliun di semua pasar, sedangkan di pasar reguler net foreign sell tercatat Rp 617,83 miliar.

Investor menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan malam ini. Data inflasi AS akan memberikan petunjuk terhadap pergerakan tingkat suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kenaikan harga minyak mentah akan berdampak terhadap kenaikan inflasi AS, terutama pada inflasi inti AS dan berisiko memberikan pertimbangan kepada The Fed untuk menaikkan tingkat suku bunga.

Meroketnya harga minyak mentah tidak lepas dari Arab Saudi yang harus menjual harga minyak senilai US$ 100 dolar per barel untuk menutupi pengeluaran pemerintah dan proyek mereka selanjutnya.

Dibuka menguat, IHSG masih mampu berahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,76 poin atau 0,08% ke posisi 954,22. 

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat yaitu dipimpin sektor energi sebesar 0,89%, diikuti sektor barang baku dan sektor infrastruktur yang masing- masing naik sebesar 0,54% dan 0,51%.

Sedangkan, empat sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor teknologi turun paling dalam minus 2,05%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor keuangan yang masing-masing minus 0,7% dan 0,44%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INET, INPS, OMED, PTMP dan APEX. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni TFAS, WIDI, PACK, AEGS dan RELF.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.219.180 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,10 miliar lembar saham senilai Rp10,95 triliun. Sebanyak 234 saham naik, 298 saham menurun, dan 221 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 69,89 poin atau 0,21% ke 32.706,50, indeks Hang Seng melemah 16,67 poin atau 0,09% ke 18.009,22, indeks Shanghai melemah 13,99 poin atau 0,45% ke 3.123,07, dan indeks Strait Times menguat 4,47 poin atau 0,14% ke 3.218,93.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru