MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup terkoreksi 18,88 poin atau 0,27% ke posisi 6.89 pada akhir perdagangan Kamis 16 Februari 2023.
Sementara itu, investor asing tercatat melakukan penjualan dengan net foreign sell sebesar Rp 573,4 miliar di seluruh pasar, dan Rp 464,02 miliar di pasar reguler.
Net sell terbanyak terjadi pada saham PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 162,06 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 111,65 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 94,66 miliar, PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 94,28 miliar, dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Rp 52,50 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaliknya penjualan bersih (net foreign buy) terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 111,33 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 67,02 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 30,08 miliar, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) Rp 18,55 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 12,40 miliar.
Sentimen dalam negeri yang mempengaruhi pasar antara lain keputusan BI untuk menahan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) tetap di posisi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada hari ini.
Dibuka menguat, IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 1,04%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor transportasi & logistik naik masing-masing 0,92% dan 0,84%.
Baca Juga:
WALOVI Perluas Jangkauan di ASEAN, Gandeng Hong Xin Da untuk Perkuat Distribusi Produk di Singapura
Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, DFSK Percepat Ekspansi Global
Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dimana sektor kesehatan turun paling dalam minus 0,73%, diikuti sektor energi dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing minus 0,54% dan 0,53%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ASSA, ASLC, NICL, BSML dan ERAA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni LAJU, SLIS, ASPI, TRIS, dan SSPC.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.182.296 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,34 miliar lembar saham senilai Rp9,30 triliun. Sebanyak 238 saham naik, 270 saham menurun, dan 199 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 194,50 poin atau 0,71% ke 27.696,4, indeks Hang Seng menguat 175,50 poin atau 0,84% ke 20.987,3, indeks Shanghai melemah 31,46 poin atau 0,96% ke 3.249,0, dan indeks Strait Times menguat 34,57 poin atau 1,05% ke 3.315,3.






