MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil ditutup ke zona hijau meski investor asing terus melanjutkan aksi jual dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp 1,55 triliun di seluruh pasar.
IHSG ditutup menguat 19,33 poin atau 0,29% ke posisi 6.734,45. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 5,74 poin atau 0,61% ke posisi 938,75.
Sudah lebih dari sepekan asing terus keluar dari pasar saham dan mencatatkan net sell lebih dari Rp 1 triliun. Berdasarkan data RTI, dalam seminggu ini net foreign sell tercatat Rp 6,97 triliun di seluruh pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hari ini, saham-saham dengan net sell terbanyak adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 368,55 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 272,31 miliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 265,09 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 236,47 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 162,93 miliar.
Sebaliknya lima saham yang mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy), yaitu saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) Rp 139,37 miliar, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Rp 91,06 miliar, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) Rp 84,57 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 44,29 miliar, dan PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 23,86 miliar.
Pasar berhati-hati karena menunggu rilis data inflasi AS untuk menjadi sinyal terhadap sikap Federal Reserve terhadap kebijakan suku bunga acuannya pada pertemuan pekan ini. Investor secara luas saat ini memperkirakan The Fed akan menerapkan kenaikan suku bunga sebesar 50 bps dan berharap para pejabat akan berikan wawasan baru tentang prospek ekonomi AS dan kebijakan moneter.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor barang konsumen primer turun paling dalam 1,21%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor properti & real estat masing-masing turun 1,06% dan 0,78%. Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor teknologi dan sektor infrastruktur masing-masing naik sebesar 2,35% dan 0,24%.
Baca Juga:
WALOVI Perluas Jangkauan di ASEAN, Gandeng Hong Xin Da untuk Perkuat Distribusi Produk di Singapura
Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, DFSK Percepat Ekspansi Global
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MTPS, CHEM, WAPO, BBRM, dan KRYA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NINE, ZATA, EMTK, ARTO, dan GOTO.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 993.031 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,87 miliar lembar saham senilai Rp12,98 triliun. Sebanyak 316 saham naik, 226 saham menurun, dan 162 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 58,68 atau 0,21% ke 27.842,33, Indeks Hang Seng turun 437,24 atau 2,2% ke 19.463,63, Indeks Shanghai terkoreksi 27,91 poin atau 0,87% ke 3.179,04, dan Indeks Straits Times melemah 7,71 poin atau 0,24% ke 3.238,26.






