IHSG Berhasil Bertahan di Atas Level 7.000

- Pewarta

Kamis, 3 November 2022 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Investor sedang mencermati pergerakan saham di layar komputer/Dok

Foto ilustrasi: Investor sedang mencermati pergerakan saham di layar komputer/Dok

MEDIA EMITEN – Meski mayoritas indeks saham regional turun menyusul sikap hawkish The Fed setelah menaikkan suku bunga acuannya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di atas level psikologis 7.000.

Pada penutupan perdagangan Kamis 3 November 2022, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 18,88 poin atau 0,27% ke posisi 7.034,57. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,21 poin atau 0,22% ke posisi 1.001,31.

Fokus pasar masih pada sentimen global dimana Gubernur The Fed Jerome Powell memberikan sinyal yang memperingatkan ketidakpastian yang luas tetap membayangi dan suku bunga bisa berakhir lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya, serta terlalu dini untuk berbicara jeda kenaikan suku bunga.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku pasar berharap pada bulan selanjutnya The Fed dapat mengurangi agresivitas dalam kebijakan moneternya, namun demikian Powell mengisyaratkan bahwa suku bunga dapat mencapai puncak lebih tinggi.

Dari dalam negeri, penguatan IHSG ditopang rilis data keuangan emiten yang positif dan optimisnya output produksi yang menunjukkan tren menguatnya permintaan dalam negeri dan ekspor.

Dibuka melemah, tak berselang lama IHSG menguat hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di zona hijau hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor terkoreksi dengan sektor infrastruktur turun paling dalam 0,36%, diikuti sektor barang baku dan sektor kesehatan masing-masing turun 0,22% dan 0,17%.

Sedangkan enam sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 1,07%, diikuti sektor energi dan sektor transportasi & logistik masing-masing naik 1,04% dan 0,87%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PBRX, PICO, BANK, HDIT, dan WINS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UFOE, MARI, BKDP, GZCO, dan JMAS.

Pada perdagangan hari ini, investor asing melakukan aksi jual (net foreign sell) sebesar Rp 366,46 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp189,12 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.155.665 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,89 miliar lembar saham senilai Rp 12,31 triliun. Sebanyak 248 saham naik, 280 saham menurun, dan 164 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Hang Seng turun 487,68 atau 3,08% ke 15.339,49, Indeks Shanghai melemah 5,56 poin atau 0,19% ke 2.997,81, dan Indeks Straits Times terkoreksi 46,3 poin atau 1,47% ke 3.094,83.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru