IHSG Anjlok 2,14%, Asing Net Sell Rp 1,33 Triliun

- Pewarta

Selasa, 14 Maret 2023 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  IHSG ditutup anjlok 74,58 poin atau sekitar 1,07% ke level 6.923,80 pada akhir perdagangan Selasa 26 September 2023/Dok.

Foto ilustrasi: IHSG ditutup anjlok 74,58 poin atau sekitar 1,07% ke level 6.923,80 pada akhir perdagangan Selasa 26 September 2023/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup anjlok 145,15 poin atau 2,14% ke posisi 6.641,8 pada perdagangan Selasa 14 Maret 2023.

Kejatuhan IHSG diiringan dengan aksi jual saham oleh investor asing. Berdasarkan data RTI, investor asing mencatatkan jual bersih (net foreign sell) Rp 1,33 triliun di seluruh pasar dan Rp 1,46 triliun di pasar reguler.

Net sell terbanyak terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 369,67 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 359,21 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 324,05 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 222,13 miliar, dan PT Adaro Energi Indonesia Tbk (ADRO) Rp 74,70 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya pembelian bersih (net foreign buy) terjadi pada saham PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 78,94 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 51,50 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 29,12 miliar, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 21,11 miliar, dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) sebanyak Rp 17,57 miliar.

Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 22,46 poin atau 2,39% ke posisi 917,3.

Sentimen krisis Silicon Valley Bank (SVB) masih menjadi perhatian pasar sehingga mendorong pelaku pasar berhati-hati di tengah kekhawatiran akan berdampak risiko sistemik keuangan.

Di sisi lain, pasar tampaknya berspekulasi atas runtuhnya SVB Bank membuat The Fed akan memperlambat kenaikan suku bunganya agar mengurangi potensi terjadinya krisis keuangan dan ekonomi yang lebih luas.

Selain itu, pasar juga menanti laporan data inflasi AS yang tentunya akan menjadi pertimbangan The Fed sehubungan suku bunga acuannya.

Berdasarkan sebelas Indeks Sektoral IDX-IC, hamir semua sektor melemah di mana sektor transportasi dan logistik paling dalam sebesar 3,93%, diikuti sektor teknologi dan sektor energi yang turun masing-masing 3,07% dan 2,94%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MTSM, CUAN, SDMU, FORU dan AYLS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SRTG, BSML, MTWI, MEDC, dan SCMA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.318.088 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,49 miliar lembar saham senilai Rp11,52 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 478 saham menurun, dan 146 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 611,00 poin atau 2,2% ke 27.222,0, indeks Hang Seng melemah 448,01 poin atau 2,27% ke 19.247,9, indeks Shanghai melemah 23,39 poin atau 0,7% ke 3.245,3, dan indeks Strait Times melemah 4,64 poin atau 0,15% ke 3.127,7.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru