MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok 48,18 poin atau 0,71% ke posisi 6.707,76 pada akhir perdagangan Jumat, 12 Mei 2023.
Penurunan IHSG disertai aksi jual oleh investor asing dengan mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 961 miliar di seluruh pasar, sedang di pasar reguler net foreing sell tercatat sebesar Rp 902,59 miliar.
Saham berbasis komoditas terkoreksi dalam dan juga kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang turut melemah 6,01 poin atau 064% ke posisi 934,13.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dimana sektor properti naik paling tinggi yakni 0,53%, yang diikuti sektor transportasi dan logistik serta sektor kesehatan masing-masing 0,33% dan 0,22%.
Sedangkan, empat sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 1,62%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor teknologi yang masing-masing minus 0,78% dan minus 0,75%.
Sentimen global yang dicermati pasar antara lain kekhawatiran penyelesaian kenaikan plafon utang AS. Kegagalan untuk menaikkan pagu atau batas utang dikhawatirkan memicu gagal bayar utang pemerintah AS (debt default).
Hal ini mendorong pasar cenderung wait and see karena ada penundaan pertemuan antara pemerintah dan legislator AS, yang sebelumnya dikabarkan Presiden AS Joe Biden dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS untuk membahas plafon utang yang seharusnya digelar akhir pekan ini.
Baca Juga:
WALOVI Perluas Jangkauan di ASEAN, Gandeng Hong Xin Da untuk Perkuat Distribusi Produk di Singapura
Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, DFSK Percepat Ekspansi Global
Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham sehingga menembus support di bawah level psikologis 6.730,00.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PADA, CHIP, HAJJ, MDLN, dan BANK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni GDST, BJBR, TAYS, ESSA, dan TRIS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.281.545 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,51 miliar lembar saham senilai Rp9,36 triliun. Sebanyak 234 saham naik, 292 saham menurun, dan 205 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 261,6 poin atau 0,9% ke 29.388,3, indeks Hang Seng melemah 116,55 poin atau 0,59% ke 19.627, 24, indeks Shanghai melemah 37,19 poin atau 1,12% ke 3.272,36, dan indeks Strait Times melemah 21 poin atau 0,65% ke 3.208,55.
Baca Juga:
TMGM Rambah Dunia Esports, Berkolaborasi dengan OG Esports sebagai Mitra Global
Wafra Dinobatkan Sebagai World’s Best Islamic Fund Manager 2026







