Harga Emas Tembus US$ 2.000/Ounce

- Pewarta

Selasa, 4 April 2023 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Tembus US$ 2.000/Ounce

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas menguat menembus level psikologis US$ 2.000 pada akhir perdagangan, Senin (Selasa pagi WIB), didorong oleh pelemahan dolar AS setelah data manufaktur AS lebih lemah dari yang diperkirakan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange naik US$ 14,20 atau 0,71% menjadi US$ 2.000,40 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 2.008,00 dan terendah di US$ 1.965,90 per ounce.

Dolar AS jatuh dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,41 persen menjadi 102,0933 pada pukul 15.00 waktu setempat (19.00 GMT).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data ekonomi yang dirilis pada Senin (3/4/2023) semakin mendukung emas. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Global AS yang disesuaikan secara musiman membukukan 49,2 pada Maret, naik dari 47,3 pada Februari dan secara umum sejalan dengan perkiraan “flash” yang dirilis sebelumnya sebesar 49,3.

Indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM) untuk Maret berada di 46,3, turun dari angka 47,7 pada Februari dan lebih rendah dari 47,5 yang diproyeksikan oleh para ekonom.

Ini adalah momen yang menggembirakan bagi emas setelah dua kuartal berturut-turut naik 9% karena krisis perbankan AS pada Maret mendorong lebih banyak investor menuju safe haven.

Sementara banyak yang bertaruh bahwa emas akan melonjak di atas US$ 2.100 di beberapa titik dalam waktu dekat untuk menetapkan tertinggi sepanjang masa, setelah hari ini kembali ke level US$ 2.000 lebih cepat dari yang diperkirakan.

“Emas naik setelah OPEC+ memberikan kejutan lain pada prospek keuangan global,” kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 13,50 sen atau 0,56% menjadi ditutup pada US$ 24,021 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli merosot US$ 6,70 atau 0,67%, menjadi menetap pada US$ 996,40 per ounce.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB