Harga Emas Merosot, Yield Obligasi AS Naik

- Pewarta

Rabu, 16 Agustus 2023 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok.

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas kembali merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang penurunan untuk hari ketujuh berturut-turut, menetap di level terendah dalam lebih dari sebulan, karena imbal hasil obligasi pemerintah dan dolar AS naik setelah rilis data ekonomi lebih baik dari perkiraan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange merosot US$ 8,8 atau 0,45% menjadiUS$ 1.935,20 per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di US$ 1.944,0 dan terendah di US$ 1.927,50 per ounce. 

Emas terus turun selama sebulan terakhir karena greenback telah naik sementara imbal hasil obligasi global telah meningkat. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun naik ke level intraday tertinggi sejak November pada Selasa (15/8), bertambah empat basis poin menjadi 4,229%. Indeks dolar turun 0,1% menjadi 103,13.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Departemen Perdagangan AS melaporkan Selasa (15/8) bahwa penjualan ritel AS yang disesuaikan secara musiman tumbuh 0,7% pada Juli dari Juni, laju yang lebih cepat dari kenaikan 0,3% yang direvisi naik pada Juni dan di atas ekspektasi para ekonom untuk kenaikan 0,4%. 

Data ekonomi lainnya yang dirilis Selasa (15/8) beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga impor AS naik 0,4% pada Juli, kenaikan terbesar sejak Mei 2022. Para ekonom memperkirakan kenaikan 0,2%.

Indeks Manufaktur Empire State New York merosot ke negatif 19 pada Agustus dari 1,1 pada Juli, jauh di bawah perkiraan pasar yang negatif, dan menunjukkan penurunan pertama dalam aktivitas manufaktur di negara bagian New York dalam tiga bulan.

Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Juli akan dirilis pada Rabu waktu setempat.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 5,20 sen atau 0,23% menjadi ditutup pada 22,656 dolar AS per ounce.Platinum untuk pengiriman Oktober turun US$ 14,60 atau 1,61% menjadi US$ 892,20 dolar AS per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru